Home / Populer / Gubernur NTT Peduli Masalah Air di Kota Kupang?

Gubernur NTT Peduli Masalah Air di Kota Kupang?

Bagikan Halaman ini

Share Button
gub1Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (hem putih) mendonorkan darahnya, di Kantor Gubernur NTT Pertama, Jln.Basuki Racmat, Jumat (9/10/2015). (Foto: Mexi)

 

MORAL-POLITIK.COM – Masalah kelangkaan air di Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menjadi cerita usang, jika tak mau disebut sebagai cerita klasik. Pasalnya air yang merupakan sumber hidup bagi semua manusia, tanaman dan hewan ini terus dipermasalahkan oleh warganya sendiri, terutama di bulan Agustus hingga awal Desember.

Ada banyak sumber mata air di mantan Kota Administratip Kupang ini, ketika induknya adalah Kabupaten Kupang. Tapi sayangnya, cerita sejarah masa lampau ini terus membekas perih dan parau, oleh karena silang pendapat antara Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, dan Wali Kota Kupang, Jonas Salean tak mau berakhir manis, kendati telah difasilitasi oleh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT, Andre W. Koreh yang ditemui moral-politik.com di ruang kerjanya, Kota Kupang, tiga pekan silam menuturkan, Gubernur NTT berkomitmen untuk membantu penyelesaian masalah air bersih di Kota Kupang atau Kota Flamboyan ini.

“Teori atau rumusan solusinya adalah 100-0-100. Maksudnya, 100% masyarakat terlayani air bersih, 0% kawasan rumah yang mengeluhkan masalah air, dan 100% terpenuhi sanitasinya,” urai mantan Ketua KNPI NTT ini.

Andre juga mengalkisahkan bahwa sumber dana yang akan digunakan adalah melalui APBD dan APBN. “Target kami program itu akan selesai di tahun anggaran 2019,” pungkas dia. **

Penulis : Vincent
Baca Juga :  Demo Mahasiswa Tuntut Pembebasan Papua Dibubarkan Polisi...

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button