Home / Populer / Ini Alasan Pemkot Kupang dan DPRD ‘Study’ ke Manado

Ini Alasan Pemkot Kupang dan DPRD ‘Study’ ke Manado

Bagikan Halaman ini

Share Button
Ketua-DPW-PPP-NTT-Djainudin-Lone-2Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Kupang, Djainudin Lonek.

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Libur keagamaan menjadi sorotan serius oleh pemerintah Kota Kupang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang.

“Kami telah ajukan rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif untuk mengatur soal libur kegamaan bagi masyarakat Kota Kupang yang tidak diatur secara kalender nasional,” ungkap Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Kupang, Djainudin Lonek kepada moral-politik.com, di ruang kerjanya, Kamis (29/10/2015).

Kata dia, di Kota Kupang mayoritas penduduknya beragama Kristen sehingga Perda ini mengatur soal libur keagamaan terutama hari Raya Natal dan Paskah. Bukan cuma Natal dan Paskah, tapi hari raya bagi semua umat beragama akan diatur dalam Perda ini untuk melengkapi libur bagi masyarakat Kota Kupang, khususnya tentang hari besar keagamaan.

Ketika disinggung soal belum adanya kajian soal kajian soal Ranperda tersebut, Lonek mengaku kajian telah dilakukan dan untuk penerapan Ranperda tersebut, pihak legislasi akan mempelajari penerapan Perda serupa di Manado.

“Usulan dewan hari libur keagamaan, legislasi akan pergi ke Manado untuk study banding dengan bagian hukum. Libur diperpanjang dan disesuaikan,” pungkasnya. **

Penulis: Nyongki
Editor   : Erny
Baca Juga :  Demo Dibubarkan Polisi, Mahasiswa adukan ke Dewan Kota Kupang

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button