Home / Populer / Inilah Mimpi Pemrov NTT Perelok Wajah Kota Kupang

Inilah Mimpi Pemrov NTT Perelok Wajah Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
ak1Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur, Andre W. Koreh (Foto: Semar)

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Sudah lazim diketahui bahwa apapun yang terjadi di dunia ini selalu berawal dari mimpi, atau istilah ilmiahnya yaitu visi.

Setelah menjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode kedua di tahun kedua ini, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya pada akhirnya bermimpi untuk merubah wajah Kota Kupang sebagai ibukota Provinsi NTT ini.

Itu semua terkuat setelah berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT, Andre W. Koreh di kantornya, di Kota Kupang, tiga pekan silam.

Mantan Ketua KNPI NTT itu mengalkisahkan, gubernur sudah berkomitmen untuk memperelok wajah Kota Kupang sebagai Ibukota Provinsi NTT. “Intinya sebagai Ibukota Provinsi jadi harus banyak perhatian. Selama ini perlakuan dicurahkan sama kepada kabupaten lainnya. Kota Kupang sebagai barometer pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan harus diberi curahan hati lebih,” kata salah satu calon Sekda NTT ini.

Kata Andre, kemajuan suatu daerah terlihat dari sejauh mana sosok infrastrukturnya. Dirinya mencontohkan, jika hendak masuk ke toilet maka di sana akan terlihat apakah bersih atau baunya tak sedap. Begitupun dengan jalan-jalan yang ada di Kota Kupang ini, yang menurutnya banyak yang sudah rusak, dan karenanya perlu diperbaiki dengan secermat mungkin.

Mantan pegawai di Bappeda Provinsi NTT ini juga megalkisahkan, pada tahun anggaran 2015 ini disiapkan anggaran untuk membuat civic center planning image (gambar perencanaan civic center) seluas 100 ha, secara bertahap antara lain di Jalan El Tari, di depan kantor Polisi Militer, Jalan Lalamentik, Bundaran PU, Jalan Frans Seda hingga ke depan Kantor Dinas PU Provinsi NTT.

“Kita mulai dari perencanaannya, sebab anggaran pembangunan untuk lahan seluas 100 ha itu bukanlah sedikit. Kita berharap semuanya sudah bisa selesai dalam waktu dua tahun ini, sehingga wajah Kota Kupang akan semakin elok, dan dengan begitu akan mendorong berbagai wisatawan Nusantara dan Mancanegara melancong ke Kota Kupang,” pungkas dia. **

Baca Juga :  Sumarsih Anggap Jokowi lebih tak manusiawi ketimbang Presiden sebelumnya
Penulis : Vincent (Novelis)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button