Home / Populer / Inilah Visi Misi 3 Kanditat Ketua Sinode GMIT

Inilah Visi Misi 3 Kanditat Ketua Sinode GMIT

Bagikan Halaman ini

Share Button
kandidat       Pdt. DR.Mesakh Dethan, Pdt.Bobby Litelnoni, Pdt.DR.Mery Kolimon, dan Pdt.Benjamin Nara Lulu, M.Th. (kupang.tribunnews.com)

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM  – Pesta demokrasi dalam tubuh Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) usai sudah pada tanggal 2 Oktober 2015 yang lalu, di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pesta terakbar sepanjang sejarah GMIT itu adalah pesta yang ke-33 kali, dan untuk pertama kali dilaksanakan  di bumi Ti’i Langga, atau sebutan lain untuk Rote Ndao.

Ada banyak kenangan yang bisa disimpulkan dari pesta tersebut, satu diantaranya adalah berhasil membidani lahirnya pemimpin perempuan pertama dalam sejarah kiprah GMIT di bumi NTT; bahkan mungkin di Indonesia.

Kenangan lain yang tak kalah penting dan tak boleh dilupakan adalah visi misi yang dihembuskan oleh tiga orang kandidat ketua Sinode GMIT 2015-2019 itu.

Seperti dilansir kupang.tribunnews.com, kandidat pesaing berat Pdt.DR.Mery Kolimon adalah Pdt.Benjamin Nara Lulu, M.Th. Adapun tawaran yang diuraikan adalah siap untuk menyatukan mimpi GMIT secara lembaga dan mimpi warga GMIT.

Benjamin Nara Lulu, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris MS GMIT mengatakan, dirinya tidak memiliki visi pribadi di dalam pencalonan sebagai calon ketua MS GMIT periode 2015-2019. GMIT, katanya, sudah memiliki visi sehingga calon ketua berkewajiban untuk mewujudkan mimpi GMIT.

Kendati begitu, kata dia, tiga persoalan yang masih menjadi pergumulan pelayanan GMIT ke depan adalah pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi. “Jemaat yang visioner itu juga mengandung arti bahwa gereja harus mandiri dalam daya, dana dan theologi. Jadi itu yang harus dilakukan oleh MS GMIT periode ke depan,” jelasnya.

Lain lagi dengan Pdt. DR.Mesakh Dethan, jebolan S-3 Karl Ruprecht Heidelberg, Jerman 2010 ini menegaskan, dirinya menganut sistem pastoral jemaat. Jika terpilih, ia akan berkantor di 44 kantor klasis yang ada di seluruh wilayah pelayanan GMIT, sehingga setiap persoalan yang ada di jemaat dapat diselesaikan dengan mendapatkan informasi yang akurat dari jemaat.

Baca Juga :  2 Partai Ini Ajukan Wakilnya Dampingi Esthon Foenay

Sedangkan satu-satunya kandidat dari unsur perempuan, Pdt. DR. Mery Kolimon menjelaskan, dirinya memberikan apresiasi yang sangat tinggi bagi MS GMIT periode 2011-2015 yang sudah melakukan perubahan yang sangat signifikan dalam peningkatan kesejahteraan para pelayan Tuhan.

Namun demikian, ke depan, hal penting lainnya yang harus dilakukan GMIT adalah melakukan penyeimbangan terhadap kesejahteraan antara para pendeta disatu sisi, dan peningkatan kemandirian ekonomi jemaat di sisi lain.

“Sinode kali ini sudah sangat luar biasa dengan memberikan perhatian kepada peningkatan kesejahteraan bagi para pendeta. Tetapi ke depan harus dilakukan penyeimbangan antara kesejahteraan pendeta dan kesejahteraan jemaat,” jelasnya.

“GMIT adalah gereja yang besar, sehingga harusnya dengan kekuatan ini, GMIT memiliki daya untuk melakukan lebih banyak hal dalam upaya peningkatan kesejahteraan warga jemaat,” jelasnya.

Itulah intisari dari jualan visi misi yang disampaikan oleh tiga kandidat calon Ketua Sinode GMIT. Dan dari sini, berlangsunglah pemilihan  secara tertib, jujur dan adil, yang menghasilkan pemenangnya Pdt. DR.Mery Kolimon.

Selamat atas kemenangan Pdt.DR.Mery Kolimon, jemaat menanti implementasi visi misi. Bagi kedua pendeta yang belum menang, esok mentari masih terbit di ufuk timur, dari negeri Timor Leste sana….

 

Penulis : Vincentcius Jeskial Boekan (Novelis)

 

 

Pencarian Terkait:

  • visi dan misi gmit
  • Visi misi gereja GMIT

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button