Home / Populer / Jakarta 2 Hari Lumpuh Total, 20 Juta Massa Bertahan Kepung Istana

Jakarta 2 Hari Lumpuh Total, 20 Juta Massa Bertahan Kepung Istana

Foto: Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Setahun Rejim Jokowi-JK berkuasa disambut demo besar-besaran di seluruh daerah Indonesia. Sudah dua hari masa menduduki titik-tiik vital negara dan pusat perdagangan. Dari pantauan reporter Sakitjiwa.com sampai hari ini (21/10), masa memakai kaos kuning bergambar garuda merah bertuliskan Jokowi-JK Turun juga masih bertahan menduduki istana dan gedung DPR RI. Sampai pukul 05.00 WIB, jutaan konsentrasi masa dari Semanggi sampai Monas masih merengsek bergerak kepung Istana.

Semangat kesakithatian dan luapan kesakitjiwaan masih membara terlihat dari wajah para demonstran.

Aparat kepilisian dibantu TMI bersenjata lengkap dan memakai tank baja pun tidak dapat berkutik mengendalikan masa. Sejak Selasa kemarin semua gedung perkantoran dan pusat-pusat perdagangan terlihat tutup. Hampir semua ruas jalan tol dan non tol Jabotabek lenggang dan nyaris tidak ada kendaraanmelintas. Pemukiman-pemukiman masyarakat pun terlihat sepi seperti pemukiman mati.

Dari keterangan warga, semua masyarakat di kawasan pemukiman sedang ikut demo ke Istana.
Sejarahwan besar Indonesia, Budi Partele ketika reporter sakitjiwa.com mewawancarainya disela kesibukannya mendokumentasikan peristiwa siluman ini mengungkapkan,“Ini sejarah siluman terbesar yang belum pernah terjadi dalam sejarah peradaban Indonesia. Jakarta mencekam dan seluruh Indonesia lumpuh total ”.

Sambil ketawa ngakak, Budi Partele menambahkan

“Dari pantauan saya, hampir semua media asing seperti CNI,BBC, Jaizira TV dan lain-lain pun ikut memantau sejarah siluman besar yang terjadi di Indonesia saat ini. Ini sejarah 1 juta kali lebih besar dibandingkan peristiwa aksi mahasiswa 98”

Lumpuhnya Indonesia, Panglima TMI melalui media abal-abal bikinan barisan sakit hati dan media social mengimbau Presiden Jokowi untuk meletakan jabatannya demi kepuasan para barisan sakit yang tidak bisa lagi korupsi l sejak satu tahun kepemimpinannya.

Baca Juga :  Siapa saja yang diundang ke Munas IX Golkar di Bali?

“Demi Indonesia kondusif lagi, demi mempertahankan korupsi, demi mengembalikan modal pada pemilu dan pilpres 2014, demi pilkada berlangsung nanti bertaburan uang kembali dan demi kesembuhan para sakit jiwa, saya selaku Panglima TMI menghimbau Jokowi meletakan jabatannya”, bunyi rilis Panglima TMI yang diterima sakitjiwa.com melalui email.

Bambang Soetyo sebagai Korlap Aksi 20 Juta Masa Turunkan Jokowi dengan memakai mobil Hammer mewah yang hanya dimiliki beberapa orang Indonesia berkeliling memantau pergerakan jutaan massanya yang masih bersemangat demo turunkan Jokowi . Didamping tiga dayang-dayang yang setia melayani segala kebutuhannya, Bambang Soesatyo terlihat tidak berhenti melemparkan senyum dansekali-kali ketawa ngakak menonton siaran khusus TV.Oon aksi 20 juta demo masyarakat yang siap mengorbankan jiwa dan raganya melampiaskan kesakithatiannya.

“20 juta masa turunkan Jokowi terbuktikan?” Ucapnya kepada reporter

“Aznil harus segera memeriksa kejiwaannya melaksanakan janjinya yang disampaikan kepada saya, jika terbukti masa turun 20juta, dia kan periksa kejiwaannya !” Lanjutnya tersenyum senang.

Melalui juru bicara sebuah partai yang identik disebut sapi, Jonru pun tersenyum lega melihat massa yang tumpah ruang kepung Istana.

“Dalam masa 20 juta yang tumpah ruah kepung Istana sejak kemarin, 50%-nya adalah pengikut saya yang menglike, mengkomen dan menyebarkan berita penghasutan saya di media sosial. Alhamdulillah umat saya sangat percaya fitnah saya…..hahahaha” Ujar Jonru ketawa terpingkal-pingkal diikuti Fuckri Hamzah dan Fandiazon.

Reporter Sakitjiwa.com juga mengabarkan hasil pantauan daerah Badung, Suramaya, Sesumbar,Manaado, Makarsar, Maluaku, dan berbagai provinsi lainnya. Sampai berita ini diterbitkan, hampir sekitar 50% dari 250 juta penduduk Indonesia melakukan aksi turunkan ke jalan turunkan Jokowi.

Aksi masa tak kalah besarnya terjadi di Sumatera Barat . Masyarakat pun tumpah ruah menduduki Bandara Internasional Manangkabau dan Kantor DPRD SeSumbar. Sekitar 6juta masa dari 4 juta jiwa penduduknya masih bertahan tanpa lelah menuntut Jokowi-JK turun. Masa siluman 6juta tersebut yakin penurunan Jokowi akan memastikan mereka masuk Surga.

Baca Juga :  Banjir di Kampung Melayu mulai surut, warga kembali ke rumahnya

“Partai kami memastikan mereka itu masuk sorga bagi yang demo turunkan Jokowi kafir dan yang akan memilih pasangan Pilkada yang diusung oleh Partai Kandang Sapi “ Ujar salah seorang kader ber akun palsu yang disampaikan melalui media sosial. (SJC.1)

Wadaw, ternyata saya bermimpi ! **

 

Penulis : Azni ST/Penulis di Kompasiana
Editor    : erny
Sumber: lensaberita.net

Pencarian Terkait:

  • demo turunkan jokowi tidak diliput media

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button