Home / Populer / Jonas Salean dan ‘Boss’ PDAM ke Beijing, Ini Alasannya

Jonas Salean dan ‘Boss’ PDAM ke Beijing, Ini Alasannya

Bagikan Halaman ini

Share Button
walkot1Wali Kota Kupang, Jonas Salean.

 

MORAL-POLITIK.COM – Menurut rencana Wali Kota Kupang Jonas Salean dan Direktur PDAM Kota Kupang Noldy DP Mumu akan terbang ke Beijing, China, pada 10 Oktober 2015 kemarin. Keberangkatan tersebut untuk memenuhi undangan salah satu investor yang bergerak di bidang produksi peralatan dan infrastruktur air minum guna melihat dari dekat aktivitas perusahaan tersebut di Beijing.

Wali Kota Kupang Jonas Salean kepada moral-politik.com saat dihubungi via telepon genggamnya mengatakan, keberangkatan dirinya dan Direktur PDAM ke Beijing terkait masalah air bersih atas undangan perusahaan yang bergerak di bidang produksi peralatan dan infrastruktur air minum.

Keberangkatan itu, lanjutnya, tidak hanya Wali Kota, tetapi bersama Direktur PDAM. Selain Kota Kupang, ada sejumlah kepala daerah dan direktur PDAM di daerah lainnya yang juga diundang oleh pengusahaan tersebut untuk melihat dari dekat potensi yang ada di sana, yang nantinya jika memungkinkan, dapat dikembangkan di Kota Kupang.

Untuk keberangkatan tersebut, lanjutnya, ia telah mengurus izin ke Gubernur NTT dan Menteri Dalam Negeri. “Izin dari Gubernur NTT sudah keluar dan mudah-mudahan besok izin dari Menteri Dalam Negeri sudah beres,” kata Salean.

Diakuinya, keberangkatan ke Beijing tersebut seluruh pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan yang mengundang, sehingga tidak membebankan keuangan daerah.

Ditanya apakah pembiayaan oleh pihak ketiga kepada Wali Kota itu dapat dikategorikan gratifikasi, Salean tegas membantahnya. Menurutnya, pembiayaan seperti itu jelas tidak masuk gratifikasi, karena bukan merupakan imbalan atas suatu pekerjaan proyek yang dikerjakan perusahaan itu di Kota Kupang.

“Itu tidak masuk gratifikasi. Kecuali ada tender dan ikut proyek. Tapi ini untuk kepentingan rakyat. Dia mau investasi dan minta kita lihat. Kalau cocok bisa kembangkan di sini. Tapi kalau tidak ya itu resiko yang dia tanggung,” pungkasnya. **

Baca Juga :  Pesona Nona Timor Leste dalam simbol kemenangan (2)
Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button