Home / Populer / Kabupaten Alor: Menteri Jonan Resmikan 3 Pelabuhan

Kabupaten Alor: Menteri Jonan Resmikan 3 Pelabuhan

Bagikan Halaman ini

Share Button
alorDermaga yang diresmikan Menteri Jonan di Kabupaten Alor. (Detik.com)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan tiga pelabuhan di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan-pelabuhan itu adalah Pelabuhan Peti Kemas Moru, Pelabuhan Laut Dulionong, dan Pelabuhan Penyeberangan Baranusa.

“Untuk tiga pelabuhan yang diresmikan pengoperasiannya sama Pak Menteri secara simbolis. Kemudian dilakukan di Dulionong, tapi ini untuk pelabuhan Moru dan yang di Baranusa juga,” kata Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Tonny Budiono di Pelabuhan Dulionong, Kabupaten Alor, Prov NTT, Jumat (2/10/2015 pukul 9.30 Wita.

Sedangkan, Pelabuhan Moru dan Dulionong berada di bawah Ditjen Perhubungan Laut dengan unit pelaksana tugas (UPT) yang mengelola. Namun, dari Kedua pelabuhan ini sudah beroperasi sebelum diresmikan secara simbolis. Diproyeksikan sebagai pelabuhan pengumpan lokal, Pelabuhan Dulionong sudah dibangun dari 2011-2012 dengan alokasi dana APBN sebesar Rp 65,7 miliar,” jelasnya.

Adapun Pelabuhan Moru berfungsi sebagai pelabuhan pengumpan lokal namun untuk kontainer. pembangunan pelabuhan ini dari 2012-2013 menggunakan biaya APBN sebesar Rp 41,3 miliar. Sehingga Selesainya dari dua tahun lalu dan sudah beroperasi bisa dipakai. Dulionong untuk angkutan penumpang, dan yang Moru buat industri. Di sini (Alor, NTT) kan terkenal buah kenari, biji mente, terus batu hitam yang buat marmer. Ini kan koneksifitas nanti dikirim ke tempat lain seperti ke pelabuhan di Ambon.

Dirinya juga sempat menyebut dua pelabuhan ini akan berkoneksi dengan pelabuhan lain dengan tujuan ke depannya bisa melengkapi rencana program pembangunan tol laut.

“Karena dari tol laut itu yang kita akan meningkatkan konektivitas nanti kita sesuaikan dengan kapal-kapal perintis, kita sebagai terminal lah buat kapal perintis. Jadi, itu harus terintegrasi,” tutur dia.

Baca Juga :  Ketika Jokowi, Mega dan Petinggi KIH Santap Soto Bareng di Solo

Adapun Pelabuhan Penyeberangan Baranusa berada di bawah Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub yang sudah diserah terimakan kepada Kabupaten Alor. Direktur Angkutan Sungai Danai dan Penyeberangan (ASDP) Ditjen Perhubungan Darat Eddy Gunawan mengatakan pelabuhan ini dibangun dari 2011 sampai 2013.

Dengan area 4025 meter persegi, Baranusa menghabiskan dana pembangunan sebesar Rp 38,2 miliar. Pembangunan ini dilakukan selama 3 tahap. Sama seperti Dulionong dan Moru, Pelabuhan Baranusa sebelumnya juga sudah beroperasi.

“Kalau infrastruktur kan jangan lama-lama didiamkam. Begitu jadi, langsung beroperasi. Ini untuk menguatkan wilayah penyeberangan di NTT terutama Alor. Kalau antar kabupaten ya itu Pemda, tapi begitu antar provinsi ya kami dari pusat. Tapi, pengawasan ada di Pemda sini.

Penulis : Semar
Editor   : Erny

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button