Home / News NTT / Kisruh Pembangunan Pasar Ikan Nunhila, Ini Klarifikasinya!

Kisruh Pembangunan Pasar Ikan Nunhila, Ini Klarifikasinya!

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Bagikan Halaman ini

Share Button
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Pasar Ikan Nunhila. (terasntt.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Pembangunan Pasar Ikan di Kelurahan Nunhila yang selama ini menjadi polemik diantara masyarakat kelurahan tersebut bukan inisiatif dari pemerintah. Pembangunan pasar ikan telah diusulkan oleh sebagian besar masyarakat ketika Musrembang Kelurahan pada akhir tahun 2014 lalu.

“Jadi Proyek itu bukan dadakan seperti anggapan selama ini. Masyarakat sudah mengusulkan pembangunan pasar ikan pada saat Musrembang akhir tahun 2014 lalu,” ungkap Wali Kota Kupang, Jonas Salean, melalui Kepala Dinas Perikanan Kelautan (DKP) Kota Kupang, Thomas Jansen Gah kepada moral-politik.com, di ruang kerjanya, Jumat (30/10/2015) siang.

Menurutnya, dinas tidak pernah menentukan lahan mana yang harus dibangun pasar ikan. Pembangunan pasar ikan di atas lapangan volly merupakan usulan masyarakat lewat Musrembang Kelurahan. Atas permintaan warga tersebut, pihak kelurahan kemudian menyurati Wali Kota Kupang, Jonas Salean, kemudian disetujui pembangunan pasar di lokasi lapangan volly tersebut.

“Jadi tidak benar pembangunan pasar merupakan proyek dadakan menjelang akhir tahun. Pembangunan itu melewati proses mekanisme yang benar,” ujarnya.

Ia mengaku, karena pembangunan pasar ikan dilakukan dengan menggusur lapangan volly maka pemerintah juga berinisiatif membangun lapangan sebagai pengganti. Menurutnya, lokasi yang akan dibangun lapangan memang di atas lahan milik shelter nelayan, namun karena para nelayan juga tidak menggunakan tempat itu setiap hari maka lapangan itu bisa dibangun di lahan shelter nelayan.

Dikatakan, pemerintah dan IFAD juga telah menyediakan sejumlah dana khusus untuk pembangunan lapangan volly pengganti bagi Pemuda Nunhila yang ingin berolahraga. Pembangunan lapangan volly nantinya akan ada mekanisme dari IFAD yaitu dana disiapkan oleh IFAD dan pemerintah, dan masyarakat yang mengerjakannya secara swakelola.

Baca Juga :  Jonas Salean letakan jabatan, titipkan rakyat kepada Hermanus Man

Pada kesempatan itu ia juga mengaku bahwa lokasi lama yang dijadikan lapangan volly sudah tidak layak lagi karena berdekatan dengan jalan umum. Tidak ada salahnya kalau lapangan volly dipindahkan kebelakang dan dialihakan dengan kegiatan produktif untuk peningkatan ekonomi masyarakat. **

Penulis: Nyongki
Editor   : Erny

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button