Home / Populer / Kontroversi Kadis Nakertrans NTT Melayani Wartawan

Kontroversi Kadis Nakertrans NTT Melayani Wartawan

Bagikan Halaman ini

Share Button
simon-tokanKepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simon S Tokan (Semar)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Setiap pemimpin datang dengan gayanya tersendiri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi), lebih-lebih dalam melayani wartawan yang bermaksud untuk memasyarakatkan kebijakan-kebijakan di suatu instansi; bukan untuk meminta-minta sesuatu material.

Seperti yang terungkap dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Simon S. Tokan ketika ditanyai moral-politik.com soal masalah TKI di NTT, dirinya mengaku untuk mengawasi perekrutan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara tidak legal yang dilakukan oknum calo, bukan kewenangan dinas yang dipimpinnya.

“Pengawasan TKI ilegal adalah kewenangan pihak aparat kepolisian dan TNI,” kata Tokan kepada moral-politik.com di ruang kerjanya, belum lama ini.

Kalau kewenangan kami Dinas Naketrans, tambahnya, adalah melayani. “Terkadang kita salah memahami dengan tupoksi, karena pengertian kami Naketrans hanya pelayanan terhadap mereka yang membutuhkan tenaga kerja,” katanya lebih lanjut.

Ketika disinggung jumlah tenaga kerja, dan jumlah pengangguran di NTT, ia menyatakan kalau data jumlah tenaga kerja dan pengangguran ada pada kepala bagian bukan pada dirinya yang mengatur soal itu adik wartawan.

“Kemudian kalau mau tanya persoalan yang berkaitan dengan human traficking ada pada aparat penegakan hukum dan TNI,” pungkas dia kurang bersahabat.

Penulis : Semar
Editor   : Erny
Baca Juga :  BIN Coret Banyu Biru Gara-gara Pamer Surat Pengangkatan

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button