Home / Gallery / Kota Kupang Sebagai Kota Flamboyan

Kota Kupang Sebagai Kota Flamboyan

Pohon Flamboyan. (Foto: Ist)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) punya cerita tersendiri jika menjelang pesta Natal. Dimana-mana pohon Flamboyan atau yang oleh masyarakat setempat disebut dengan nama Pohon Sepe ini berbunga merah, seolah-olah turut bergembira bersama masyarakat Kota Kupang menyambut perayaan Pesta Natal.

Merahnya warna bunga Flamboyan semakin memperindah langit Kota Kupang. Selain itu, bunga Flamboyan juga dijadikan masyarakatnya sebagai rampeh untuk ditaburkan di pekuburan keluarga.

Lazimnya bunga Flamboyan merekah secara keseluruhan pada bulan Desember. Jika bunganya merekah pada bulan Oktober maka itu hanya terjadi di beberapa rumah tangga saja. Penyebabnya, selain sesekali disiram dengan air, juga tanahnya subur.

Seperti tampak pada foto di atas, pohon Flamboyan yang telah berbunga di bulan Oktober di Jalan Pisang, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Bunganya masih belum rapat. Ini bisa dimaklumi karena hujan belum turun di daerah ini.

Keindahan bunga Pohon Flamboyan pun menjadi inspirasi dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagaimana terkuak dalam diskusi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT, Andre W. Koreh, di ruang kerjanya, awal Oktober 2015 ini.

Kata dia, pada tahun anggaran 2016 mendatang, Pemerintah Provinsi NTT akan mengalokasikan sejumlah dana untuk memperindah Kota Kupang melalui penanaman Pohon Flamboyan.

“Kami akan bagi-bagikan anakan Pohon Flamboyan secara gratis kepada masyarakat di Kota Kupang. Kami harap bisa ditanam dan dirawat dengan baik,” kata dia.

Andre menjelaskan, jika semua anakan Pohon Flamboyan telah tumbuh subur dan berbunga, bukan saja akan semakin memperindah Kota Kupang, tapi memberikan nickname atau julukan (nama panggilan) baru kepada Kota Kupang sebagai Kota Flamboyan.

Baca Juga :  Alam di Tenau Kupang, 26/12/2014 (2)

“Selain karena di Kota Kupang telah dipenuhi dengan Pohon Flamboyan, kami juga menginginkan agar pelayanan pemerintah kepada masyarakatnya juga flamboyan, yang berarti pelayanannya ramah, indah, sejuk, cepat, tepat, dan berkualitas,” urainya.

Dengan perubahan julukan tersebut, tambahnya, kami berharap juga akan merubah cara pandang atau berpikir semua komponen warga Kota Kupang. **

Penulis: Vincent

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button