MORAL-POLITIK.COM – Lepas dari sejumlah alkisah tentang rencana pemerintah Indonesia untuk membangun baru kantor satu atap di kawasan perbatasan Kobalima, ada hal yang masih terasa aneh, karena tak ditemukannya pasar perbatasan, sama seperti di kawawasan perbatasan Motaain.

Pasar perbatasan sangat penting sebagai lokasi perdagangan antarnegara Indonesia-Timor Leste. Pasar perbatasan juga sebagai tempat pertemuan keluarga antar dua warga negara tersebut. Pasar perbatasan juga sebagai lokasi orang-orang muda kedua negara untuk bertukar pikiran hingga ke merajut cinta antarmereka.

Ada banyak harapan terkait pasar perbatasan. Tak perlu yang megah-megah. Terpenting bisa dijadikan area penjualan dan pembelian barang antar kedua warga negara, dan bagi wisatawan mancanegara yang hendak menyebrangi kawasan itu. (bersambung)

 

Penulis: Vincent

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

77 − = 75