Home / Populer / Pilkada Kota Kupang, Dani Ratu Usulkan “Doi” APBD Rp.23 Miliar

Pilkada Kota Kupang, Dani Ratu Usulkan “Doi” APBD Rp.23 Miliar

Bagikan Halaman ini

Share Button
SONY DSCKetua KPU Kota Kupang, Daniel Ratu.

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Terkait pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kota Kupang pada tahun 2017 mendatang, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang akan mengusulkan anggaran sebesar Rp. 23 Miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai Pilkada Kota Kupang.

“Memang sudah diwacanakan pada setiap pilkada di Indonesia, akan didanai oleh APBN, namun karena belum ada putusan soal dana, maka KPU mengusulkan anggaran terlebih dahulu,” kata Ketua KPU Kota Kupang, Daniel Ratu alias Dani kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Jumat (2/10/2015).

Dani mengatakan, dana untuk mendanai pilkada Kota Kupang akan diusulkan kepada pemerintah pada tahun 2015 untuk dimasukan pada APBD murni Kota Kupang tahun 2016 mendatang.

“Pelaksanaan pilkada memang baru dilakukan pada tahun 2017 mendatang, namun tahapan pilkda oleh KPU sudah dilakukan pada April 2016 mendatang. Menurutnya, usulan anggaran pilkada Kota Kupang pada tahun 2017 mendatang jauh lebih besar dari pelaksanaan pilkada dan pileg sebelumya. Hal ini disebabkan aturan KPU yang baru telah menetapkan bahwa seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) ditanggung sepenuhnya oleh KPU,” tambahnya.

Menurutnyan, aturan ini sengaja dibuat pemerintah agar tidak terjadi ketimpangan dalam pelaksanaan pilkada. “Ada calon yang berduit banyak, mereka seenaknya saja menyiapkan alat peraga sebanyak mungkin yang mereka mau kemudian ditempelkan dimana saja. Namun kali ini tidak bisa lagi seperti itu, karena alokasi APK akan diberikan sama kepada semua calon oleh KPU,” katanya.

Selain itu, kata Dani, pembengkakan anggaran pilkada juga disebabkan lamanya masa kerja dari KPPS dan PPS yang dinaikan menjadi satu tahun penuh, sehingga berdampak pada pembengkakan anggaran.

Baca Juga :  Jokowi tetap gigih, solusi banjir : Dekati Walikota dan Bupati Tangerang

“Kalu dulu masa kerja KPPS dan PPS hanya 8 bulan. Tapi dalam pilkada kali ini masa kerja mereka diperpanjang selam empat bulan. Dengan ditanggungnya biaya kampanye calon oleh KPU dan masa kerja KPPS dan PPS di perpanjang, jelas ada pembengkakan sehingga anggaran Pilkada Kota Kupang tahun ini jauh melebihi anggaran dari Pilkada sebelumnya,” pungkasnya. **

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button