Home / Populer / Segera Hentikan Pembangunan Jogging Track di Pantai Pasir Panjang!

Segera Hentikan Pembangunan Jogging Track di Pantai Pasir Panjang!

Bagikan Halaman ini

Share Button

pasir-panjang

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat Kota Kupang pun semakin kritis terhadap sejumlah kebijakan pemerintah Kota Kupang.

Salah satu indikatornya adalah penolakan mereka terhadap pembanguan Joging Track dan pengaman pantai sepanjang 500 meter dengan lebar 11 meter. Berikut adalah cerita perihal penolakan mereka.

Pola pembangunan yang tidak mengedepankan aspirasi / keinginan rakyat, masih saja dijalankan pemerintah sejak jaman Orde Baru hingga saat ini. Alih-alih pembangunan yang ditujukkan untuk mensejahterakan rakyat, justeru pembangunan semakin membuat taraf hidup rakyat semakin terpuruk. Hal ini juga dialami oleh masyarakat Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama Kota Kupang dengan adanya pembanguan Joging Track dan pengaman pantai sepanjang 500 meter dengan lebar 11 meter yang mencakup kawasan pesisir pantai sepanjang RT 3, RT 7, dan RT 13. Pembangunan tersebut menelan anggaran sebesar Rp. 9,508,997,000,00,- yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2014.

Pembangunan tersebut telah mendapatkan penolakan dari masyarakat pasir panjang yang tergabung dalam Forum Suara Rakyat Pasir Panjang. Penolakan yang dilakukan oleh masyarakat tersebut, bukan karena masyarakat pasir panjang yang anti terhadap pembangunan melainkan karena pembangunan tersebut mengancam kelestarian ekologis pesisir pantai serta taraf hidup masyarakat pasir panjang karena menutup seluruh permukaan pasir pantai.

Keberadaan pasir pada pantai pasir panjang telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Kota Kupang, khususya masyarakat sekitar kawasan wilayah pesisir pantai pasir panjang sebagaian besarnya adalah nelayan kecil. Keberadaan pasir sangat penting untuk pembuatan, perbaikan, dan penabatan perahu-perahu nelayan. Pembangunan Joging Track yang menutup seluruh permukaan pasir tepat dari bibir pantai hanya akan berdampak pada akses nelayan untuk menambatkan perahu mereka. Dan ketika cuaca sedang tidak bersahabat (musim angin barat), maka penutupan pasir oleh beton hanya akan berdampak pada rusaknya perahu-perahu nelayan akibat terbentur beton manakala ombak menghempas. Pada akhirnya, taraf ekonomi masyarakat pesisir dapat dipastikan akan semakin merosot. Selain itu, keberadaan pasir di pantai pasir panjang juga memberikan nilai ekologis yang menjadi ekosistem bagi penyu yang akan bertelur manakala bulan sedang terang.

Baca Juga :  Nasir Djamil: Peradilan Ahok bak 'Opera Sabun'

Selain itu, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan, yang diajukan oleh masyarakat adalah pembanguan pemecah ombak (Water Break) dengan jaraknya 40 meter hingga 50 meter dari bibir pantai di bawah posing (reef). Usulan ini telah diajukan berulang-ulang oleh masyarakat, namun tidak ditanggapi oleh pemerintah kota yang justeru memaksakan pembangunan Jogging Track yang menutupi seluruh permukaan pasir pantai.

Penolakan masyarakat atas pembangunan Jogging Track tersebut juga telah dilakukan dengan upaya dengar pendapat bersama Pemerintah Kota dan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Kupang sebanyak dua kali, namun tidak membuahkan hasil, justeru Pemkot Kupang terus melanjutkan pembangunan yang tidak memberikan manfaat bagi masyarakat tersebut.

Hingga saat ini, perjuangan masyarakat pasir panjang untuk menolak pembangunan Joging Track terus berlangsung hingga dihentikannya pembangunan tersebut. Oleh karena itu kami mengharapkan dukungan yang luas untuk mendesak Pemerintah Kota Kupang :

1. Segera hentikan pembangunan Jogging Track.

2. Bangun Water Break sesuai dengan usulan masyarakat.

3. Libatkan masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan pembangunan.

Salam Perjuangan

Frans Riwu

Koordinator Umum Forum Suara Rakyat Pasir Panjang

Organisasi yang tergabung :

1. Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia NTT

2. Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) NTT

3. Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Cabang Kupang

4. Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Eksekutif Kota Kupang

5. Front Mahasiswa Nasional Cabang Kupang

6. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Kupang

7. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kupang

8. Ikatan Mahasiswa Muhammadyah Cabang Kupang

9. Kelompok Mahasiswa Maumere Sa’ Ate

10. Gerakan Pemuda Amfoang Barat Laut

11. Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Lingkungan

12. Ikatan Tokoh Adat Penegak Keadilan dan Kebenaran. **

Baca Juga :  PPATK : Separuh uang korupsi ke Istri Muda atau Pacar

 

Penulis  : Bertus Einstein Jerome, AZ
Editor    : Erny
Sumber : Change.org

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button