Home / Traditional Dress / Suami Sebut Nama Wanita Lain Saat Berhubungan Intim, Istri Naik Darah…

Suami Sebut Nama Wanita Lain Saat Berhubungan Intim, Istri Naik Darah…

Bagikan Halaman ini

Share Button
sebut Ilustrasi Photo: Copyright Thinkstockphotos.com

 

MORAL-POLITIK.COM – Ladies, masih ingat dengan insiden beberapa waktu lalu dimana seorang wanita kehilangan nyawa karena menyebut nama mantan suami saat berhubungan intim dengan pasangan barunya? Kali ini, insiden serupa kembali terjadi. Bukan wanita yang terluka atau kehilangan nyawa, kali justru seorang pria di Florida harus mengalami luka parah setelah sang istri menikamnya dengan pisau berkali-kali.

Dikutip dari laman asiantown.net, istri tersebut bernama Christina Balazi (39). Pada hari Kamis minggu lalu, wanita ini resmi ditangkap setelah sang suami melaporkannya. Suaminya yang bernama Christopher Balazi mengaku bahwa dirinya telah mengalami luka parah atas apa yang dilakukan sang istri. Menurut pria ini, istrinya telah mencoba membunuhnya dengan menikamnya berkali-kali di rumah mereka.

sebut1Christina Balazi | Photo: Copyright asiantown.net Christina Balazi | Photo: Copyright asiantown.net

Saat diselidiki lebih lanjut, insiden mengerikan sekaligus tragis ini berawal ketika sepasang suami istri ini melakukan hubungan intim di rumah mereka. Saat berhubungan intim inilah, Christina mengaku bahwa ia mendengar suaminya menyebut nama wanita lain. Merasa kesal, marah sekaligus cemburu, tanpa pikir panjang ia pun pergi ke dapur mengambil pisau dan menusukannya ke tubuh suami berulang kali.

Beruntung, Christopher bisa menyelamatkan diri meski tubuhnya penuh luka akibat tusukan. Pria ini kemudian memanggil pihak kepolisian setempat. Polisi pun segera tiba di rumahnya dan melakukan penangkapan terhadap Christina. Saat dilakukan penangkapan, wanita berusia 39 tahun sempat mencoba kabur dengan mobil pribadinya. Beruntung, polisi masih bisa dengan mudah menghentikan laju mobilnya dan menangkapnya.

Dari laporan Christopher, istrinya tersebut memiliki gangguan bipolar. Ia juga sedang menjalani perawatan di St. Mary Medical Center di West Palm Beach. Tapi, karena dianggap sudah sembuh dan keadaannya pun membaik, ia diperbolehkan pulang ke rumah. Ternyata, wanita ini belum sepenuhnya sembuh dan keadaan emosinya masih kurang stabil.

Baca Juga :  Doulas, a Growing Force in Maternity Culture, Are Organizing for More Recognition

Atas apa yang ia lakukan, kini Christina harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kita semua tentu berharap bahwa peristiwa seperti ini tidak pernah terjadi lagi ya Ladies. Agar insiden ini tak menimpa pada kita atau orang-orang tercinta kita, pastikan untuk menjadi pribadi yang sabar dan selalu tenang saat dihadapkan pada berbagai masalah. **

 

Penulis  : vem/mim
Editor    : Rohmitriasih/Erny
Sumber : Vemale.com

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button