anginlustrasi Angin puting beliung.

 

MORAL-POLITIK.COM – Puting beliung menerjang sekitar 20 rumah di Kampung Cipanas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis siang (15/10), namun tidak ada korban jiwa pada musibah ini.

“Mayoritas rumah yang rusak di RT 01, RW 24, Kelurahan/Kecamatan Cibadak ini pada bagian atapnya. Untuk jumlah pastinya masih dalam pendataan, tapi ditaksi ada lebih dari 20 unit rumah yang rusak,” kata Camat Cibadak Abdul Rivai di Sukabumi, Kamis.

Bencana angin puting beliung ini terjadi cukup cepat yang awalnya cuaca panas kemudian mendung dan datang angin kencang. Warga yang terdampak bencana ini langsung berhamburan keluar rumah khawatir rumahnya ambruk.

Selain itu, petugas di kepolisian dan TNI serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi sudah dilokasi untuk mendata jumlah rumah yang rusak. Untuk klasifikasi kerusakan, BPBD yang akan mendata, karena pihaknya hanya mendata secara global saja.

“Untuk kerugian masih dalam perhitungan, mayoritas rumah yang rusak pada bagian atap dan tidak ada yang ambruk. Kami juga mengimbau kepada warga untuk selalu waspada khawatir ada bencana serupa susulan,” katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Susilo mengatakan mayoritas rumah yang rusak akibat diterjang bencana puting beliung, masuk dalam kategori rusak ringan. Namun pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengklasifikasikan yang rusak berat, sedang maupun ringan.

“Kami juga sudah menyiapkan bantuan setelah pendataan jumlah korban yang rumahnya rusak, untuk bantuan yang akan diberikan seperti makanan siap saji,” katanya.

Seorang warga yang rumahnya rusak, Yuyun mengatakan, sempat panik saat mendengar suara gemuruh dan melihat ke langit banyak atap rumah yang beterbangan.

Baca Juga :  Ahok punya alasan tak mau berdialog dengan Petinggi Gerindra

Ia yang saat itu sedang menyusui anaknya langsung lari keluar rumah dan mencari tempat perlindungan yang aman. **

Editor    : Erby
Sumber : Aktual.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here