Home / Populer / Yulian Paonganan: Kapal Itu Sudah Ditangkap AL dan Disidangkan

Yulian Paonganan: Kapal Itu Sudah Ditangkap AL dan Disidangkan

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memberikan keterangan tentang kasus perbudakan abk asing PT Pusaka Benjina Resources (PBR), Benjina, Maluku di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Rabu (8/4). Pemerintah akan fokus melakukan upaya hukum untuk menyelesaikan kasus perbudakan abk asing di Benjina dan memulangkan abk korban perbudakan ke negara asal serta berusaha mencari abk Indonesia yang juga diduga menjadi korban perbudakan di luar negeri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama/15

Bagikan Halaman ini

Share Button
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memberikan keterangan tentang kasus perbudakan abk asing PT Pusaka Benjina Resources (PBR), Benjina, Maluku di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Rabu (8/4). Pemerintah akan fokus melakukan upaya hukum untuk menyelesaikan kasus perbudakan abk asing di Benjina dan memulangkan abk korban perbudakan ke negara asal serta berusaha mencari abk Indonesia yang juga diduga menjadi korban perbudakan di luar negeri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama/15Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Sumber Foto: ANT/Wahyu Putro A)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti diminta berhenti membohongi rakyat. Langkah Susi menenggelamkan kapal dinilai tidak bisa diandalkan.

Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute (IMI) Yulian Paonganan mengatakan, penenggelaman kapal tidak bisa diandalkan untuk memberantas Illegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing.

“Jadi jangan bohongi rakyatlah kalau dia (Susi) tenggelamkan kapal terus IUU Fishing beres, no, penipuan itu,” paparnya kepada Okezone, belum lama ini.

Lebih lanjut dia menyebutkan, jika melihat pemberitaan media selama ini, seakan-akan Susi mengejar maling lalu dimatikan maling itu. Padahal, lanjut dia, kapal itu kan sebenarnya sudah di tangkap Angkatan Laut, di pengadilankan dan diputuskan melanggar.

“Yang ter-image di masyarakat kan gitu (Susi mengejar maling), sementara kapal yang ditenggelamkan itu adalah kapal yang sudah melalui proses pengadilan,” imbuhnya.

Untuk itu, Susi diminta mencari jalan lain ketimbang menenggelamkan kapal.

“Jangan begitu, enggak begitu caranya menyelesaikan masalah, enggak bisa dengan tenggelamkan kapal rongsokan,” tambahnya. **

Penulis  : Kurniasih Miftakhul Jannah/rzk
Editor     : Erny
Sumber : Okezone.com
Baca Juga :  PKB terbuka terhadap semua Parpol...

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button