Home / News NTT / Zeyto Ratuarat: Pemkot Kupang Siapkan Sirkuit Balap

Zeyto Ratuarat: Pemkot Kupang Siapkan Sirkuit Balap

Bagikan Halaman ini

Share Button
zeytoZeyto Ratuarat. (Foto: Ist)

 

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang diminta meyiapkan arena atau sirkuit balap baik sepeda maupun motor agar dapat dimanfaatkan oleh para remaja untuk menyalurkan bakat balapnya. Selama ini, sirkuit balap yang digunakan memanfaatkan lahan kosong milik warga untuk menggelar perlombaan balap.

Demikian dikatakan Prembina Jo Ratuarat Team (JRC), Zeyto Ratuarat, saat acara syukuran ulang tahun ketiga JRC dan raihan juara balap, Selasa (27/10/2015). Zeyto mengatakan, saat ini potensi-potensi balap khususnya balap sepeda di kalangan anak dan remaja di Kota Kupang cukup tinggi. Sejumlah perlombaan juga rutin digelar.

Sayangnya, kata Anggota DPRD Kota Kupang ini, dalam setiap perhelatan lomba tersebut, panitia harus mencari lahan kosong milik warga untuk merancang sirkuit balap. Akibatnya, lomba yang seharusnya digelar berkelanjutan terhenti akibat lahan tak lagi diizinkan pemiliknya.

“Ini yang harus jadi perhatian bersama. Kalau mau potensi balap di kalangan anak dan remaja bisa berkembang bagus, perlu dipikirkan untuk membangun arena arau sirkuit balapan supaya bisa digelar lomba yang kontinu,” katanya.

Terkait keberadaan JRT, Zeyto mengatakan, JRT hadir sejak tahun 2012 untuk menghimpun anak-anak dan remaja Kota Kupang yang memiliki bakat sepeda sebagai ajang berkumpul. JRT tak hanya fokus menghimpun anak-anak di Kelurahan Nefonaek, tetapi 26 pembalapnya datang dari sejumlah kelurahan di Kota Kupang dengan usia rata-rata 4-17 tahun.

Ia mengatakan, potensi anak-anak usia dini dengan kemampuan teknis balap sepeda cukup bagus. Apalagi, ditunjang kejuaraan yang belakangan ini mulai rutin digelar, sehingga begitu banyak anak muda yang muncul dan tunjukkan kualitas.

“Saya berjanji akan mendorong KONI Kota Kupang untuk memberikan perhatian kepada potensi balap anak-anak dan remaja di Kota Kupang. Sehingga, bersama rekan-rekan di DPRD Kota Kupang akan memperjuangkan penambahan anggaran untuk organisasi balap sepeda dan mendukung event lomba balap,” katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Adat Pubabu lapor DPRD NTT soal pembebasan hutan adat

Manajer JRT, Edo Djami mengatakan, JRT memiliki 26 pembalap dari beberapa kategori usia. Terdapat sejumlah nama yang menjadi andalan JRT di setiap kategori usia, di antaranya kategori usia 6-7 ada Jimi Adoe, kategori usia 10-11 Joe Ratuarat, usia12-13 krismas Purwohadi, usia 14-15 Riko Djami dan Aditia Hari, dan kategori usia 16-17 (FFA) Kevin Revan, dan Ifan Gadas.

“Dua nama untuk kategori FFA ini selalu berprestasi. Kelas yang lain boleh meleset, tapi untuk kelas FFA selalu raih juara, terakhir kemarin mereka raih dua emas, tiga perak, dan tiga perunggu kategori 6-7 dan FFA di Kejuaran Balap DDRT XII, Tofa,” kata Edo.

Dia mengakui, prestasi yang diraih itu tak lepas dari peran para teknisi JRT yakni Kii Zakarias, Brons Fanggidae, Donal Adoe, Dino Rani, John Lasa, dan Kapter Tule. **

 

Penulis: Nyongki
Editor   : Erny

Pencarian Terkait:

  • jeriko bangun sirkuit balap motor kupang

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button