demo1

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Ratusan warga Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendatangi Kantor PT. PLN Cabang Kupang, Jumat (20/11/2015) terkait pemadaman listrik yang hampir setiap hari mereka alami selama dua minggu berturu-turut.

Demonstrasi ratusan warga itu berasal dari Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kecamatan Maulafa, Kecamatan Alak. Mereka berunjuk rasa di kantor yang terletak di Jalan Palapa, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, selama hampir dua jam sejak pukul 09.00 – 10.40 Wita.

Dorkas Bau Bunda (74), warga Lasiana, RT. 027, RW. 007 menyatakan, lampu di rumah kami siang padam, akibat dari listrik mati hidup itu barang-barang elektronik dalam rumah terbakar seperti TV, Dinamo Air, Lampu dan Reskuker. “Tak tahu lagi malam ini apakah mati lagi atau tidak. Situasi itu sangat tidak nyaman dan mengganggu aktifitas sehari-hari,“ kata dia kepada moral-politik.com, di halaman kantor PLN, Jumat (20/11/2015).

demo

Menurut dia, pemadaman mendadak tersebut sudah tidak sesuai dengan jadwal bergiliran seperti hari – kehari sebelumnya yang diberlakukan PLN selama ini dan dia mendesak PLN segera menyalakan listrik di rumahnya. “Kami menilai PLN tidak serius dan duga sedang masuk angin untuk mengatasi persoalan krisis listrik yang sudah bertahun-tahun ini,“ ujarnya.

Hal yang sama juga ketua Koalisi Rakyat Tolak Pemadaman Listrik, Sarah Leri Mboik mengancam bahwa jika kinerja PLN masih seperti ini, kami akan kembali bawa massa lebih banyak lagi untuk demonstrasi di halam PLN kemudian kami segel kantor PLN.

“Kami minta pimpinan PT. PLN keluar segera menjelaskan pemadaman listrik ini. Atau kami tetap berada di sini sampai tuntutan kami ini dikabulkan,“ ucapnya disambut sorak-sorai dari ratusan warga.

Aksi warga itu sempat diwarnai dengan ancaman segel kantor PT. PLN namun tidak sempat di segel kantor PLN karena pihak kepolisian langsung memberikan penjelasan kepada ratusan warga Kota Kupang yang mendatangi demo.

Berdasarkan pantauan moral-politik.com, pada saat dialog di halaman kantor PLN terlihat puluhan polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Oebobo, AKP I. Nyoman Budiartawan berhasil mengawal ketat aksi warga itu, namun di pinggir jalan menimbulkan kemacetan hingga hampir dua jam. **

Penulis: Semar
Editor    : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

37 − 30 =