MORAL-POLITIK.COM – Tragedi antarpelajar kembali terulang di Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini siswa SMKN 2 Kupang terlibat bentrok dengan puluhan siswa SMAK Giovani, di Jl. Siliwangi, Kelurahan Kampung Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Provinsi NTT, Sabtu (14/11/2015) siang.

Eksesnya dua orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan batu dan kayu. Berdasarkan informasi yang dihimpun moral-politik.com di tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa pengeroyokan itu terjadi usai siswa SMK Negeri 2 Kupang mendatangi anak Giovani untuk mencari masalah, namun pria muda berininsial (AL) itu tidak mau tanggapi.

“Dua pelaku itu salah satunya bernama Exel, satunya saya tak kenal,” kata Karina Peuma (17), saat melaporkan kejadian itu ke Sektor Polsek Kelapa Lima, Kupang, Sabtu (14/112015) siang.

Pada saat itu juga, tambahnya, pelaku Exel bersama temanya pergi di sekolahnya untuk melaporkan kepada teman-temannya bahwa dirinya di keroyok oleh beberapa anak Giovani di jalan umum yang tidak jauh dari sekolahnya. Namun pada pukul 13. 25 Wita pelaku Exel bersama puluhan temannya datang untuk menunggu anak Giovani dimuka jalan umum dan langsung mempertanyakan siapa yang memukul temannya.

Mendengar itu, bentrok pun terjadi. Siswa SMKN 2 Kupang yang jumlahnya lebih banyak langsung menyerang dan melempari siswa SMAK Giovani.

Akibat dari pelemparan, kendaraan milik anak SMAK Giovani yang berada di seputar lokasi tersebut kaca spionnya rusak. Untung datang Satuan Buru Sergap (Buser) sehingga berhasil mengamankan tiga orang siswa untuk diperiksa lebih lanjut.

Sedangkan Exel sebagai pelaku utama belum tertangkap, dan dinyatakan sebagai buronan Polsek Kelapa Lima. **

Penulis: Semar
Editor : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

96 − = 95