rub-1Ruben Egi Wege saat turun dari mobil tahanan di depan halaman PN Kupang. (Semar)

 

MORAL-POLITIK.COM – Sidang kasus penggelapan yang melibatkan terdakwa, Direktur Arisan Modern, Ruben Egi Wege, kembali digelar di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (2/10/2015). Dalam sidang dengan agenda putusan tersebut, Ruben divonis 1 tahun penjara. Vonis hakim itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya 1,6 tahun penjara.

Sidang tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim, I Ketut Sudira dan dua hakim anggota, Herbert Haarefa dan Jimmy Tanjung. Turut hadir JPU, Lala Sirega. Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatan terdakwa telah merugikan pihak lain. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa yakni, semua mobil korban telah dikembalikan. Selain itu, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan.

Sementara itu, Ruben yang ditemui usai persidangan meminta JPU memeriksa Ketua Panitia Konser Group Band Slank, Vinsen Mone. Menurut Ruben, dirinya merupakan korban penipuan dari ketua panitia konser. Karena menurut dia, dirinya hanya sebagai sponsor konser telah menjalankan tugasnya dengan baik. Dia mencontohkan, pihak panitia menyatakan sound system yang diadakan pihaknya tidak memenuhi standar, padahal, sebelumnya panitia konser telah menyatakan bahwa sound system itu telah memenuhi standar.

“Kenapa semua kesalahan itu semuanya dilimpahkan ke saya. Seharusnya Ketua Panitia yaitu Vincen Mone juga harus diperiksa, karena saya merasa saya juga telah ditipu. Saya kan hanya sebagai sponsor dan saya telah jalankan tugas saya. Saya salah kecuali grup bandnya tidak jadi datang,” ungkapnya.

Terkait mobil-mobil yang dikontraknya, menurut Ruben, hal itu dilakukannya karena sesuai janji panitia bahwa hasil konser akan dibagi sesuai yang telah disepakati. Namun, hingga saat ini dia mengaku tidak mendapat haknya sebagai sponsor.

Baca Juga :  Ratusan massa pendukung Jokowi-JK kepung Gedung KPU

“Saya kecewa dengan pihak panitia, karena sampai saat ini saya belum terima hak saya,” tandasnya. **

 

Penulis: Semar
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here