pinjam-uang-jamin-bpkb-081212649878Foto: Ilustrasi.

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memiliki peranan penting dalam kelangsungan pemerintahan suatu daerah. Selain sebagai media komunikasi dan informasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, LPM juga berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam merencanakan pelaksanaan pembangunan.

“Pelatihan semacam ini sangat penting bagi para Ketua LPM yang merupakan ujung tombak pembangunan. Apalagi para peserta tidak hanya mendengar materi tapi juga diberi kesempatan untuk praktek langsung di kelurahan masing-masing,” ungkap Wali Kota Kupang Jonas Salean saat membuka pelatihan perencanaan pembangunan partisipasi masyarakat kelurahan bagi Ketua LPM se Kota Kupang di Kota Kupang, Jumat (27/11/2015).

Jonas berharap agar pelatihan tersebut bisa membawa manfaat bagi mereka, tidak hanya membuka cakrawala berpikir tetapi juga bisa membantu mereka menentukan platform kegiatan apa yang hendak mereka lakukan. Dengan pelajaran yang mereka peroleh dari kegiatan ini, tambahnya, para Ketua LPM diharapkan bisa berperan dalam musrembang kelurahan, terutama dalam menentukan prioritas kebutuhan yang paling mendesak bagi kelurahan masing-masing.

“Pada tahap berikut saya berencana meningkatkan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM) yang selama ini dikelola LPM senilai Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Melihat perputaran dana PEM di sejumlah kelurahan yang menjanjikan, Jonas optimis dari dana Rp 500 juta saat ini bisa berlipat ganda. “Diharapkan dari hasil perputaran dana tersebut bisa dijadikan modal untuk membentuk koperasi yang nantinya bisa membantu para pelaku usaha kecil di kelurahan masing-masing.,” pungkas mantan Staf Ahli Gubernur NTT ini. **

Penulis: Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 73 = 83