kawalPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez.

 

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Ada 420 tikungan pada GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo yang digelar 30 putaran. Namun, tidak sekali pun ban depan Honda RCV213V milik Marc Marquez sejajar dengan ban belakang Yamaha YZR-M1 kepunyaan Jorge Lorenzo.

Kondisi ini dianggap sengaja oleh Valentino Rossi, tetapi Marquez mengatakan sudah berusaha sampai batas maksimal menghalangi Lorenzo untuk finis pertama.

“Sejak start saya selalu fokus karena saya tahu Jorge sangat kuat pada lap pertama dan 20 lap berikutnya sangat sulit untuk mengikutinya, tapi saya bisa mencapai maksimum satu detik di belakang dia,” ujar Marquez, disitat dari Crash.net, Minggu (8/11/2015).

Selama balapan, Lorenzo selalu memimpin diikuti Marquez kemudian Dani Pedrosa. Ketika balapan masih tersisa beberapa putaran lagi, Marquez mengatakan ingin menyerang, tetapi tetap tidak bisa.

“Saya bilang, saya akan menunggu sampai lap berikutnya dan lap berikutnya, Dani tiba untuk mendahului saya dan saya terkesan dengan hal itu, tapi dia melebar dan keluar garis (balap) dan saya berusaha masuk dari dalam untuk mengejar Jorge lagi. Sebab, berada di situasi itu berarti kita kehilangan setengah detik,” kata Marquez.

Pebalap asal Spanyol itu juga mengatakan tidak mau berusaha terlalu keras karena berisiko terjatuh lagi. Ia sudah enam kali jatuh pada musim ini, terakhir terjadi saat insiden dengan Rossi di GP Malaysia. Kerja Marquez mengejar juara GP Valencia tidak kesampaian, Lorenzo akhirnya finis pertama dan dinobatkan menjadi juara dunia musim 2015.

Rossi sebelumnya telah menyindir bahwa pebalap Honda membantu pebalap Yamaha menjadi juara dunia. Marquez dikatakan sebagai pengawal Lorenzo. **

 

Penulis    : Febri Ardani Saragih
Editor     : Azwar Ferdian/Erny
Sumber   : Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 6 = 12