ntt-2Kepala Dinas PU NTT, Andre W. Koreh. (Foto: Semar Dju)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Diuraikannya, berdasarkan kriteria umum yakni kemampuan keuangan daerah, maupun kriteria teknis yaitu kondisi sarana prasarana publik dan infrastruktur termasuk jalan dan jembatan, berikut tingkat kerusakannya, Provinsi NTT seyogyanya mendapat alokasi DAK lebih besar dari Rp. 15.816.820.000.

“Pada pembahasan-pembahasan usulan DAK Tahun 2016 dengan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, berdasarkan kriteria variable-variable dan data kondisi daerah untuk perhitungan normative besaran DAK diperoleh gambaran untuk Provinsi NTT koefisiensinya adalah 0,06,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, jika total DAK se Indonesia untuk Sub Bidang Jalan adalah Rp. 3.236.618.970.000, maka seyogyanya untuk Provinsi NTT kurang lebih adalah 0,06 x Rp.3.236.618.970.000 = Rp.194.191.138.200.

“Total alokasi DAK Bidang Transportasi, Sub Bidang Infrastruktur Jalan, baik Reguler maupun DAK Tambahan Ususlan Daerah untuk Provinsi NTT tahun anggaran 2015 sebesar Rp. 61,2 Milyar. Jumlah ini turun sangat signifikan pada tahun anggaran 2016 mendatang yang menjadi hanya Rp. 15,8 Milyar,” urainya.

Ditambahkannya, DAK tahun anggaran 2015 terdiri atas DAK Reguler Rp.42.282.290.000 dan DAK P3K2 (APBN-P) sebesar Rp. 18.955.400.000. (habis)

 

Penulis: Vincent (Novelis)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 1 =