MORAL-POLITIK.COM – Pengakuan mengejutkan dari wanita cantik yang bernama Karla Jacinto. Karla mengaku diperkosa sebanyak 43.200 kali. Angka tersebut hanya estimasi, sekitar empat tahun, wanita cantik tersebut mengaku rata-rata mengalami 30 kali pemerkosaan per harinya.

Ternyata, bukan hanya Karla saja yang menjadi korban, banyak orang yang jadi korban penyelundupan dijadikan budak seks.

Karla menceritakan bagaimana dirinya bisa terjerumus menjadi korban penyelundupan manusia.

Awal mulanya, gadis-gadis muda tersebut diberi janji-janji akan hidup mewah dan harta yang berlimpah Namun, begitu korban terbujuk, bukan harta yang melimpah yang didaptkan namun para gadis tersebut malah disandera dan menjadi budak seks para penyelundup.

Sebagian besar dari mereka lantas berakhir di bursa perdagangan manusia. ”Puluhan ribu remaja perempuan Meksiko menjadi korban praktik keji tersebut,” ujar Karla.

Merasa prihatin dengan kondisi tersebut, Karla memberanikan diri menjadi jubir lembaga-lembaga anti penyelundupan dan anti perdagangan manusia. Bulan Mei lalu, Karla diberi kesempatan untuk bertemu dan menceritakan kejadian yang dialaminya pada Paus Fransiskus di Vatikan.

Bahkan gadis manis tersebut memaparkan pengalaman pahitnya di hadapan Kongres AS. “Daerah Tenancingo menjadi pusat bisnis perdagangan perempuan di Meksiko,” tegas duta anti penyelundupan manusia pada Departemen Luar Negeri AS, Susan Coppedge.

Bahkan Susan menyebut, di kota berpenduduk sekitar 13.000 jiwa itu, prostitusi dan perdagangan gadis remaja menjadi lahan industri. **

 

Editor     : erny
Sumber: britapagi.com

 


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

49 − 39 =