68Uji Coba Pengaliran Air dari BLUD SPAM NTTFoto: pdamkotakupang.net

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Selaku mitra dari Badan Layanan Umum Daerah – Sistem Penyediaan Air Minum ( BLUD SPAM) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk penyediaan air bagi pelanggan, pihak PDAM Kota Kupang mengeluhkan suplai air yang keruh dan kotor dari BLUD-SPAM. Air yang disuplai lewat reservoir milik BLUD-SPAM terkadang berwarna cokelat dan tidak jernih.

Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu kepada moral-politik.com, di ruang kerjanya, Jumat (13/11/2015) berujar, suplai air dari BLUD-SPAM tidak selamanya keruh dan kotor, karena sifatnya hanya situasional. Tapi kondisi ini tentu membuat adanya keluhan dari pelanggan.

“Kami sering komplain terhadap persoalan ini ke mereka, namun sayangnya kepala BLUD-SPAM selalu menjawab airnya bersih, padahal secara umum ditemukan air yang disuplai kualitas kurang baik,” kata Mumu.

Menurutnya, untuk bekerja sama dengan pihak BLUD-SPAM, pihak PDAM harus merogoh kocek yang cukup dalam. Setiap meter kubik air yang disalurkan pihak BLUD-SPAM, dihargai Rp. 2300, sehingga tagihan per bulan yang harus dibayarkan pihak PDAM jumlahnya lebih dari Rp. 100 juta.

“Kami sangat berharap pihak BLUD-SPAM mau membenahi masalah ini, karena sepertiga dari total pelanggan PDAM yang berjumlah 7000 lebih mendapat suplai air dari BLUD-SPAM,” bukanya.

Selain masalah air keruh, PDAM juga mengeluhkan kelancaran distribusi air. Sesuai perjanjian dalam kontrak, pihak BLUD-SPAM wajib mendistribusi air selama 12 jam/hari ke reservoir penampungan. Tapi kenyataannya distribusi tidak sesuai dengan jam yang disepakati sehingga berdampak pada distribusi air bagi pelanggan. Dirinya berharap agar pihak BLUD-SPAM dapat memperbaiki kinerja mereka sehingga pelanggan tidak sering melakukan komplain ke PDAM. **

 

Penulis: Nyongki
Editor : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

24 + = 34