MORAL POLITIK : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timir (NTT) memiliki mimpi besar untuk menjadikan Kota Kupang, Ibukota Provinsi NTT sebagai Kota Flamboyan.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT Andreas W. Koreh di ruang kerjanya, belum lama ini, kepada moral-politik.com belum lama ini menuturkan perihal keinginannya untuk menjadikan Kota Kupang sebagai Kota Flamboyan.

“Saya sudah presentasikan konsepnya kepada Pak Gubernur dimuka pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tingkat Provinsi NTT lainnya dan mendapat apresiasi positif,” ujarnya.

Andre mengurai bahwa keinginan menjadikan Bunga Flamboyan sebagai salah satu obyek dan daya tarik wisata (ODTW) tidaklah berlebihan, sebab Bunga Flamboyan sangat banyak jumlahnya di Kota Kupang. Selain itu kembangnya sangat indah, tak kalah indahnya dengan Bunga Sakura di Jepang.

Mantan Kepala Biro Penyusunan Program pada Setda Provinsi NTT ini membeberkan pengalamannya ketika mengunjungi Jepang pada musim kuncup Bunga Sakura.

COPYRIGHT 2007 JEFFREY FRIEDL

Kata dia, Bunga Sakura selalu kuncup dan merekah mewangi di minggu ketiga setiap bulan Maret. Tepatnya sekitar tanggal 22 Maret.

“Musim Bunga Sakura di Jepang mampu sedot wisatawan, sebab Bunga Sakura di Jepang memang memiliki daya tarik tersendiri. Itu makanya Jepang dikatakan sebagai Negeri Sakura,” kata dia lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

46 − 44 =