ttu-cabang

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Dua dara manis pulang dari sekolah di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka mengayuhkan kaki pasti dan dengan hati penuh kedamaian karena tak ada seorang pria pun yang berani menyapa mereka, apalagi datang menghampiri untuk menanyakan nama, alamat dan statusnya.

Kefamenanu memang sedang dalam situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terkendali dengan sangat baik, terutama menyongsong perhelatan politik terakbar di negeri Biinmaffo ini yang bernama referendum atau plebesit pada Rabu (9/12/2015) mendatang.

Kota yang boleh dikatakan tata ruangnya jauh lebih bagus dari Kota Kupang sebagai Ibukota Provinsi NTT ini, sedang galau untuk menghadapi pesta demokrasi tersebut. Sebab hanya ada dua pilihan, “Setuju” atau “Tidak Setuju” dengan calon tunggal yang telah dilegitimasikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten TTU.

Semua proses menuju ke referendum telah disiapkan oleh KPU setempat dengan manisnya, tinggal bagaimana respon masyarakat pada masa dan ketikanya… **

Penulis: Erny

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

49 + = 50