Home / News NTT / 2 Lurah Terlibat Sindikat KTP, Jonas Salean Geram

2 Lurah Terlibat Sindikat KTP, Jonas Salean Geram

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Wali Kota Kupang Jonas Salean meminta aparat kepolisian untuk melacak sindikat pemalsuan kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga melibatkan dua kepala kelurahan daerah itu.

“Kami dapat laporan ada dua lurah yang terlibat dalam sindikat itu. Karena itu saya sudah minta aparat kepolisian untuk melacaknya,” kata Jonas Salean kepada moral-politik.com, di Kota Kupang, Kamis (8/1/2016).

Dalam laporannya, dua lurah tersebut diduga dimanfaatkan oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja (PJTKI) untuk kepentingan kelancaran calon tenaga kerja yang akan dikirim bekerja ke luar negeri. Untuk setiap pengurusan KTP, kata dia, dua oknum lurah itu dihargai Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu setiap satu KTP.

Menurut mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu, KTP merupakan hak sipil warga negara. Namun demikian, pengurusannya harus sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Jangan pakai cara-cara pintas yang berbenturan dengan aturan yang ada,” katanya.

Secara kelembagaan Jonas mengaku telah meminta aparat kepolisian untuk melacak keterlibatan dua oknum lurah itu. “Kita masih lacak. Nanti sudah dapat saya sampaikan dua oknum lurah itu,” katanya.

Terhadap sanksi yang akan diterapkan untuk dua oknum lurah itu, Wali Kota Jonas Salean mengatakan, akan menerapkan Peraturan Pemerintah 53 tentang PNS. “Sanksinya penerapan PP 53,” katanya. **

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Kisah ayah palsu dan putrinya mabuk-mabukan

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button