Home / News NTT / Akhirnya Deky-Paul Divonis Penjara 7 Bulan

Akhirnya Deky-Paul Divonis Penjara 7 Bulan

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Sebanyak dua orang anggota Polres Timor Tengah Selatan (TTS) yang tersandung kasus penipuan kelas kakap calon siswa (Casis) Polri 2015, Bripka Deky Subagio dan Brigpol Paul Bien harus puas setelah divonis penjara selama 7 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Kupang.

Sidang putusan bagi kedua orang oknum anggota Polri itu digelar, Jumat (22/1/2016) pukul 15.00 WITA.

Majelis Hakim PN Klas 1A Kupang dalam amar putusannya menegaskan bahwa perbuatan kedua terdakwa Bripka Deky Subagio dan Brigpol Paul Bien telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan secara bersama-sama.

“Karena dalam memeriksa para saksi korban dan melihat barang bukti berupa uang, maka perbuatan kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan secara bersama- sama dengan terpidana Briptu Fitra syahrir,” tegas majelis hakim.

Yang dikatakan majelis hakim, perbuatan kedua terdakwa, lanjut majelis hakim, diatur dan diancam pasal 372 KUHP Junto pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUH Pidana.

Sedangkan dikatakan majelis hakim, agar kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan secara bersama- sama sebagaimana dalam dakwaan primair.

Namun dalam amar putusan majelis hakim, agar kedua terdakwa divonis dengan pidana penjara selama 7 bulan dikurangi masa tahanan selama ini, serta para terdakwa segera ditahan.

Usai membacakan putusan bagi kedua terdakwa, ketua majelis hakim, Rakhman Rajagukguk lalu memberikan kesempatan bagi kedua terdakwa untuk boleh menerima dan juga menolak dengan melakukan banding. Waktu yang diberikan bagi kedua terdakwa untuk pikir- pikir adalah seminggu.

Jalannya sidang putusan tersebut dipimpin hakim ketua Rakhman Rajagukguk, didampingi Hakim Anggota, Nuril Huda dan Fransisca Nino. Hadir juga JPU Kejari Kupang, Lasmaria Siregar. Sedangkan kedua terdakwa hadir di persidangan tanpa didampingi penasihat hukum. **

Baca Juga :  Rencana pembangunan Bendungan Kolhua dan riwayatnya kini...
Penulis: Semar Dju

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button