Home / News NTT / Akhirnya Jonas Salean Mengakui Akan Melamar Semua Parpol

Akhirnya Jonas Salean Mengakui Akan Melamar Semua Parpol

Jefri Riwu Kore (kanan), Jonas Salean (kiri).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Supaya dapat maju bertarung dalam satu perhelatan pesta demokrasi (Pilkada), seorang figur calon membutuhkan partai politik sebagai kendaraan untuk bertarung. Dan sejauh ini, Jonas Salean yang adalah calon petahana mengaku akan kembali bertarung, namun dia belum memastikan dari partai politik mana.

Kepada moral-politik.com, di Balai Kota Kupang, Jumat (22/1/2016) Jonas Salean mengaku akan melamar semua partai politik yang ada untuk bertarung dalam pilkada 2017 mendatang.

“Untuk ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Kupang tahun 2017 mendatang, saya siap melamar ke semua partai. Namun semuanya itu tergantung masyarakat yang menilai dan masyarakat juga yang nantinya akan menentukan,” kata dia.

Dikatakannya, semua urusan maju dalam pertarungan hajatan lima tahunan diserahkan kepada penilaian masyarakat Kota Kupang, karena tentu selama memimpin Kota ini, warga juga sudah mengetahui jelas seperti apa sepak terjangnya.

“Kalau wartawan tanya saya ini, saya tidak bisa kasi komentar banyak, tergantung masyarakat yang menilai, jadi alangkah lebih baiknya tanya ke masyarakat saja, jangan tanya di saya kan saya mau calon juga kalau komentar nanti tidak enak,” cetusnya.

Menurutnya, peluang dari partai Golkar sendiri pun belum bisa memberi jawaban pasti, namun tentu dirinya akan melamar ke partai Golkar, karena tentu disitu ada mekanisme partai. “Belum saatnya kita lamar tapi kita sudah naksir-naksir. Kita naksir semua partai,” ujarnya.

Dikatakannya, yang namanya melamar tentu bisa diterima dan bisa juga tidak, sehingga semua partai dia akan melamar dan mana yang terima maka dia bersyukur.

“Namanya lamar bisa di terima bisa tidak. Saya lamar semua, jadi mana yang terima ya bersyukur, tidak terima juga tidak apa-apa namanya lamar tergantung mekanisme organisasi,” katanya sembari menandaskan bahwa bila perlu partai Demokrat pun akan dia lamar.

Baca Juga :  Tolak putusan MA, Warga Alak tutup jalan

Ketika ditanya terkait Salam Jilid II, Jonas mengaku semua itu terkendala pada partai, karena dia dan Wakil Wali Kota sama-sama tidak mempunyai partai, sehingga tentu kembali kepada mekanisme partai. “Kami dua ini kan tidak pegang partai, kami hanya bawa badan saja, jadi tergantung mekanisme partai nanti,” tandasnya.

Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button