Home / News NTT / Aneh, Angkot Ini Menabrak Mobil Staf Kejati NTT

Aneh, Angkot Ini Menabrak Mobil Staf Kejati NTT

Foto: Semar Dju

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Naas dialami Melki Pelo, Staf Kejati NTT. Dirinya menderita sakit di bagian belakang akibat ditabrak sebuah mikrolet angkutan Kota jalur Kupang-Baumata hingga terpental ke atas trotoar.

Peristiwa ini terjadi di jalur utama bundaran Penfui Kupang, jurusan Kupang-Baumata dan dari arah jalur penghijauan penuju Bundaran PU. Tepatnya di Bundaran Penfui, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (5/1/2016) pukul. 15.40 Wita.

Informasi yang diterima moral-politik.com, korban Melki Pelo yang saat itu baru pulang dinas luar di Kabupaten Kupang kembali kantor Kejati, setiba di bundaran Penfui korban Melki sedang menyebrang jalan dengan menggunakan mobil miliknya yang baru di pakai satu bulan dengan nomor polisi DH. 358 XX,” kata korban Melki.

Disaat dirinya menyebrangkan mobilnya, tiba-tiba angkutan kota itu datang dari arah Kupang menuju Baumata dengan nomor polisi DH. 1192 BB warna hijau yang di bawah oleh sopirnya bernama Fredik Nautu, dengan begitu kecepatan langsung menabrak mobil di bagian pintu samping bagian kanan.

Diuraikan korban Melki, akibat tabrakan itulah mobil miliknya langsung plat di bagian pintu bahkan mobil miliknya sempat terputar di tempat sampai 3 kali sampai mobil itu menghadap bagian timur kembali akibat tabrakan naas itu.

Bahkan angkutan kota jalur Kupang – Baumata tersebut naik termuat di atas trotoar dan bagian depan hancur, akibat tabrakan dan tidak konsentrasi di saat mengemudi.

Sialnya, saat itu korban sempat kaget berusaha menghindar justru dihantam kendaraan yang dikemudikan Fredik Nautu (40) dan membuat korban taputar di tempat kejadian perkara (TKP).
Lebih miris, ternyata korban sedang pusing akibat tabrakan yang begitu sadis dan dua lain sempat terwah kerumah sakit bhayangkara Kupang untuk pertolongan medis. Mendengar kabar berita tersebut, keluarga korban langsung mendatangi TKP. Sementara Sopirnya yang bernama Fredik Nautu yang di giring ke Pos Polisi mengaku sedang ngantuk berat.

Baca Juga :  DPRD NTT: Dinas PUPR NTT rutin mengawasi kerusakan jalan

“Saya mengaku salah pak, saat itu saya sangat ngantuk waktu nyetir,” Singkat Fredik, pasrah di hadapan Polisi di Pospol Lantas Bundara Penfui Kupang.

Berdasarkan pantauan koran ini aparat kepolisian lalulintas dari mapolres kupang kota hingga kini pelaku Fredik masih menjalani pemeriksaan terkait peristiwa yang mengakibatkan seorang Staf Kejati yang masih melakukan pertolongan medis di rumah sakit Bhayangkara Kupang.

Penulis: Semar Dju

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button