Home / News NTT / Daud Djira Jelaskan Mutasi yang Dilakukan Jonas Salean

Daud Djira Jelaskan Mutasi yang Dilakukan Jonas Salean

Kepala Kepegawain Daerah Kota Kupang Daud Djira

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Merespons pelaksanaan mutasi yang dilakukan Wali Kota Kupang Jonas Salean di Aula Sasando, Balai Kota Kupang, Jumat (22/1/2016), Kepala Kepegawain Daerah Kota Kupang Daud Djira mengatakan, mutasi yang digelar bagi pejabat struktural lingkup Pemerintah Kota Kupang, eselon II hanya dua orang yakni Kepala Dinas Pendidik dilantik ulang sebagai kepala dinas, sebab Dinas PPO telah dipisahkan menjadi dinas pendidikan dan dinas pemuda dan olahraga.

Sementara untuk rotasi pejabat esalon II lain, tambah dia, belum bisa dilakukan karena harus melalui proses uji kompetensi sesuai aturan dari Kemenpan RB.

“Uji kompentensi ini belum bisa dilakukan saat ini, karena sesuai mekanisme yang ada, Pemerintah Kota Kupang masih harus menyurati Pemerintah Provinsi, dan selanjutnya, Pemerintah Provinsi yang membentuk tim untuk menyiapkan rencana kerja untuk pelaksanaan uji kompentesi tersebut, danBKD Kota Kupang hanya bisa mengikuti rencana kerja dari tim yang dibentuk dari Provinsi,” katanya.

Sebelumnya media ini mewartakan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang baru dibentuk beberapa bulan lalu, akhirnya mendapat kepala dinas definitif, setelah kepala dinasnya, Ejbend Doeka resmi dilantik oleh Wali Kota Kupang Jonas Salean.

Pelantikan Kadispora itu bersamaan dengan pelantikan Kepala Dinas Pendidikan Jerhans Ledoh, bersama 75 pejabat struktural dari Eselon III dan IV pada lingkup pemerintah Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Sasando, Balai Kota Kupang, Jumat (22/1/2016).

Jonas Salean dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan mutasi pejabat dalam sebuah jabatan adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi. Untuk itu pejabat struktural yang dilantik harus bisa pahami akan tugas pokok dan tanggungjawab.

“Saya minta agar pejabat strutural yang telah dilantik harus bisa memiilki rasa kedisplinan yang tinggi
dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggungjawab pada semua hal,” tegas dia.

Baca Juga :  Hujan lebat, ratusan rumah di Kota Kupang disapu banjir

Junas juga mengingatkan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olaraga yang baru dilantik agar dengan kepercayaan yang diberikan dapat memimpin dinas tersebut serta mampu merangkul pemuda-pemuda berbakat dalam bidang olahraga yang ada di kota ini. Menurutnya sebagai Ibukota Provinsi, Kota Kupang memiliki banyak pemuda potensial yang bisa dikembangkan bakatnya baik itu dalam bidang olahraga, maupun dalam dunia pendidikan dan seni. namun karena selama ini belum ada wadah yang mengurus bakat-bakat potensial ini, sehingga banyak diantara mereka yang terjerumus dalam hal-hal negatif. Oleh karena itu keberadaan Dispora, diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengembangkan kekayaan bakat yang ada dalam diri pemuda di Kota Kupang.

Sementara untuk para lurah, Jonas berharap agar para lurah dalam memimpin jangan menggap sebagai bos, tetapi jadilah pimpinan yang siap melayani masyarakat. Selain itu, lurah juga diminta membangun hubungan baik dengan semua staf yang ada di kelurahan dan menjadikan diri sebagai contoh bagi masyarakat.

“Saya minta agar dalam menjalankan tugas sebagai orang lurah harus bisa memilki percaya diri, karena secara struktural seorang lurah memiliki atasan Sekda dan asisten, Jadi lurah jangan seenaknya melakukan praktek-praktek pungli ditengah masyarakat.

Sedangkan bagi kepala sekolah, Salean berpesan agar mampu meningkatkan hasil kelulusan di kota ini. Karena tingkat kelulusan di Kota Kupang pada tahun lalu berada jauh dari harapan. “Masa ibu Kota Provinsi, tetapi kalah dengan Kabupaten Sabu Raijua untuk kelulusan,” tambahnya.

Selain tingkat tingkatkan hasil kelulusan, Salean juga meminta para kepala sekolah dapat mengedepankan prinsip tatakrama dan sopan santun yang baik kepada anak-anak didik. **

Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button