Home / News NTT / Dituding Selingkuh, Ini Penjelasan Abraham Maulaka!

Dituding Selingkuh, Ini Penjelasan Abraham Maulaka!

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Abraham Maulaka. (foto: semar dju)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (P dan K) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Abraham Maulaka membantah pernyataan suami dari Ibu Mahayani yang bernama NC itu.

Sosok yang akrab disapa ‘Aba’ ini kepada moral-politik.com melalui sambungan handphone, Kamis (28/1/2016) pukul. 12. 00 WITA mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan hal seperti pernyataan NC di laporan polisi di Polsek Alak, dan kepada beberapa awak media mengatakan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) NTT, Abraham Maulaka melakukan hubungan gelap dengan salah satu stafnya, dimana NC menuduh saya melakukan hal yang tidak-tidak dan stafnya Mahyani sampai dilaporkan ke Polisi oleh suami Mahayani, NC, setelah keduanya tertangkap basah berduaan di rumah NC, Selasa (26/1/2016) sekira pukul 12.15 WITA.

“Saya mendapatkan mereka berdua di dalam rumah saya. Istri saya bergegas keluar dari kamar dan Abraham Maulaka berdiri di depan pintu kamar,” kata NC kepada wartawan di Kota Kupang, Rabu (27/1/2016).

Entah apa yang dilakukan keduanya, tambahnya, namun Abraham kedapatan sedang berada di pintu kamar keluarga. Tak lama berselang istrinya Mahyani bergegas keluar kamar tidur keluarga. “Seharusnya tamu berada di ruang tamu, bukan di depan kamar orang,” tegas NC.

Sesuai laporan NC kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya, disebutkan Abraham bersama istrinya datang ke rumah menggunakan mobil dinas DH 23. Sempat terjadi perdebatan sengit dengan istrinya dan Abraham Maulaka, keduanya lalu pergi meninggalkan rumah menggunakan mobil yang sama. “Saya tidak tahu mereka pergi ke mana,” kata dia.

Kejadian ini sudahdilaporkan  ke Inspektorat NTT dan Polsek Alak untuk dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Polisi telah memanggil dan memeriksa Mahayani dan melakukan visum.

Menurut NC, kelakuan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ini dinilai sudah merusak rumah tangganya. Karena itu, dia berharap Gubernur Frans Lebu Raya memberikan sanksi tegas terhadap keduanya sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Djainudin Lonek Ungkap Ranperda Baru Pengendalian Minuman Beralkohol

Aba mengatakan, dengan kejadian itu dirinya tidak berkomentar karena masalah ini sudah di tangani Polsek Alak. “Nanti kita lihat proses hukumnya apa benar sesuai dengan keterangan pelapor atau tidak, kita lihat saja nanti,” katanya dengan nada kesal.

Penulis: Semar Dju

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button