Home / Populer / Kesan Buruk soal Perekrutan Anggota TNI Ditepis Letkol CPM Suwondo

Kesan Buruk soal Perekrutan Anggota TNI Ditepis Letkol CPM Suwondo

Komandan Polisi Militer IX/1 Kupang, Letnan Kolonel CPM Suwondo. (foto: semar dju)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Komandan Polisi Militer (Danpom) IX/1 Kupang, Letnan Kolonel CPM Suwondo menghimbau kepada masyarakat untuk menghilangkan “rasa buruk” yang selama ini ditunjukan kepada TNI terkait perekrutan anggota baru yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, kata dia, pandangan buruk terkait perekrutan calon anggota TNI itu selalu dianggap hal yang sangat buruk, bahwa kami dituduh melakukan pemungutan biaya.

Menurutnya sistem perekrutan yang terjadi di kawasan TNI adalah hanya berpatokan pada yang memiliki kualifikasi yang memenuhi kriteria.

“Fisik, mental, mental ideologi dan kepandaian merupakan hal yang paling penting dalam hal perekrutan,” ujarnya kepada moral-politik.com, saat ditemui di ruang kerjanya, di Kota Kupang, beberapa waktu silam.

Suwondo menilai image buruk tersebut yang membuat semakin sedikit putra-putra daerah yang tidak tertarik untuk masuk menjadi anggota TNI.

Selain itu, tambahnya, penyeleksian yang ketat saat latihan fisik, mental dan kepandaian calon-calon angkatan TNI asal NTT memiliki nilai yang sangat rendah sehingga pihaknya harus meluluskan lebih banyak dari luar daerah NTT.

“Orang menilai kami jelek karena banyak meluluskan calon-calon angkatan baru yang berasal dari Jawa karena telah terjadi transaksi sebelumnya,” katanya.

Ia mengakui dalam melakukan test baik itu lari sejauh 3,2 kilometer calon-calon angkatan yang berasal dari NTT memiliki semangat yang luar biasa, namun ketika memasuki test berenang sejauh 50 meter, putra-putra daerah NTT kalah.

“Mereka hanya kuat berenang sejauh tiga sampai lima meter,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak anak-anak muda NTT yang ingin mendaftar menjadi anggota TNI bisa berlatih dan ditempa fisik dan mentalnya oleh anggotanya.

“Kami juga ingin agar ada putra daerah yang bisa menjadi jenderal, jangan hanya orang-orang dari jawa saja,” tambahnya.

Baca Juga :  Menanti Hasil Nelayan di TPI Kota Kupang

Selain itu, masyarakat juga jangan menilai TNI sebagai musuh, karena TNI salah satu bagian dari masyarakat di manapun berada,. Apa lagi seperti Anggota Polisi Militer, kebanyakan masyarakat sangat kuatir, sedangkan TNI bukan siapa-siapa manusia biasa juga.

Komandan Polisi Militer (Danpom) IX/1 Kupang ini menghimbau masyarakat NTT untuk bersama-sama TNI bisa membangun daerah Flores, Sumba, Timor, Alor, dan Lembata (Flobamorata) dalam semangat kebersamaan supaya lebih baik kedepannya. **

Penulis: Semar Dju

Pencarian Terkait:

  • Istri letkol cpm jepri
  • perekrutan anggota polisi militer

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button