Home / Populer / Mengapa Pdt. Merry Kolimon Belum Dilantik? Ini Alkisahnya

Mengapa Pdt. Merry Kolimon Belum Dilantik? Ini Alkisahnya

Ketua Sinode GMIT Kupang Pdt.Merry Kolimon. (Foto: roteonline.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Sempat mengalami penundaan selama kurang lebih empat bulan, sejak pemilihan Ketua Sinode baru yang berlangsung di Kabupaten Rote Nado, pada 31 Agustus tahun 2015, akhirnya serah terima jabatan Ketua Sinode dari Ketua Sinode lama, Pdt Boby Litelnoni, kepada Ketua Sinode terpilih, Pdt. DR. Merry Kolimon bakal digelar pada 10 Januari 2016 mendatang.

Kegiatan serah terima jabatan dan pelantikan Ketua Sinode baru akan digelar bertempat di Gereja Jemaat Koinonia, Kuanino, Kota Kupang.

Ketua Sinode GMIT Terpilih, Pdt. DR. Merry Kolimon kepada moral-politik.com, usai mengikuti kegiatan diskusi tentang keberagaman di Kantor Redaksi Harian Umum Pos Kupang, Rabu (6/1/2016) mengatakan, penudaan pelantikan dirinya sebagai Ketua Sinode memang di luar kebiasaan, sebab biasanya pelantikan Ketua Sinode terpilih paling lambat sebulan setelah ketua terpilih dipilih oleh mandataris. Namum kali ini agak sedikit berbeda dibandingkan pelantikan Ketua Sinode terdahulu dan penundaan pelantikan hingga bulan Januari tahun 2016 ini memang kesepakatan dalam sidang.

“Memang pelantikan Ketua Sinode kali kali ini agak berbeda dengan sebelumnya. Biasanya pelantikan dilakukan sebulan atau paling lambat dua bulan setelah pemilihan, tapi kesepakatan sidang sudah ditetapkan dan pelantikan kali ini molor kurang lebih selama empat bulan,” kata Merry.

Merry mengaku, keterlambatan pelantikan Ketua Sinode seperti saat ini tidak akan terjadi lagi pada masa mendatang, sebab terlambatnya pelantikan Ketua Sinode akan berpengaruh pada lama masa jabatan seorang Ketua Sinode. Menurutnya, masa jabatan Ketua Sinode selama empat tahun, jadi dengan keterlambatan pelantikan sudah tentu masa jabatan ketua baru akan terpotong.

Ketika disinggung soal maraknya isu-isu yang beredar bahwa pelantikan dirinya sempat tertunda karena sengaja dihambat oleh pengurusan Sinode sebelumnya, Merry mengaku tidak mengetahuinya soal masalah itu. Dirinya mengaku bahwa penundaan itu murni kesepakatan sidang dan tidak benar isu-isu yang tidak benar itu.

Baca Juga :  Akhirnya Sekjen PDI-P sebut Nyanyian 'Ahok Pasti Tumbang' Dinamika Partai

Sementara terkait isu bahwa Pengurus Sinode yang lama masih mengambil keputusan-keputusan strategis, seperti mutasi pendeta, dan perjanjian kerja sama dengan pihak lain bersama Sinode, pasca dirinya terpilih sebagai Ketua Sinode, Merry enggan berkomentar. Sebab kebijakan-kebijakan itu diambil pada saat masa transisi. Untuk jelasnya, dirinya baru memberikan keterangan resmi setelah resmi menjadi Ketua Sinode defenitif.

“Setelah dilantik baru saya bisa memberikan keterangan resmi. Untuk saat ini saya belum bisa berkometar. Kalau anda (wartawan red) ingin menanyakan masalah tersebut, silahkan menghubungi Majelis Sinode saja,” pungkas Pdt. DR. Merry Kolimon bijak. **

Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button