Home / News NTT / NTT: Polisi Sukses Bekuk 2 Pelaku Pencuri Ayam dan Solar

NTT: Polisi Sukses Bekuk 2 Pelaku Pencuri Ayam dan Solar

Pelaku pencurian di bekuk aparat kepolisian. (Foto: Semar Dju)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Tersangka pencurian ayam dan solar di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Arfan (15) dan Ahmad (17), yang diamankan pada Rabu (13/1/2015) siang oleh aparat Polsek Kelapa Lima, ternyata sudah diamankan sebanyak lima kali. Keduanya diamankan bersama 15 ekor ayam hasil curiannya.

Arfan diketahui menjadi otak pencurian sekaligus eksekutornya. Sedangkan Ahmad bertugas untuk memantau kondisi disekitar. Keduanya melakukan aksinya saat warga sudah tertidur lelap. Hasil curian lalu dijual kepada kk Ve dan Heru dengan harga Rp. 50 ribu perekor. Sedangkan anak ayam yang masih kecil dijadikan bonus.

“Uangnya separuh saya pake untuk perbaiki motor saya dan sebagianya lagi saya gunakan untuk membeli minuman keras,” ujar Arfan.

Ahmad mengaku dirinya mencuri karena diajak Arfan. Selama dua bulan terakhir keduanya berhasil mencuri 18 ekor ayam milik warga Oesapa. Ia mengaku setiap kali mencuri keduanya tidak membawa kendaraan.
“Kami jalan kaki saja pak kalau mencuri ayam. Namun pada Selasa (12/1/2015) malam, Arfan melakukan aksinya sendiri. Awalnya Arfan bilang mau ambil nasi bungkus jadi saya antar dengan motor, ternyata yang diambil solar 5 liter. Karena takut ketahuan warga, kami pun langsung kabur,” ujar Ahmad.

Rudy korban pencurian solar mengaku sudah mengenal baik para tersangka. Pasalnya selama ini tersangka sering bermain di depan rumah mereka.
“Saya sering lihat mereka. Saya tidak sangka kalau mereka mau curi di rumah saya. Selasa malam itu untung istri saya curiga sehingga keluar rumah dan mendapati Arfan hendak mengambil ayam bangkoknya. Karena sudah ketahuan aksinya, Arfan langsung mengambil langkah seribu sambil menggotong lima liter solar,” ungkap Rudy.

Baca Juga :  Di Kantor KPU, Jonas Salean sesumbar memenangi Pilkada Kota Kupang !

Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Samuel S. Simbolon mengatakan, kedua tersangka sudah lima kali diamankan dan diberikan pembinaan karena masih di bawah umur. Namun keduanya tak kunjung jerah dan terus melakukan aksinya. Keduanya akan diproses hukum guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui selama dua bulan menjalankan aksinya, sebanyak 18 ekor ayam berhasil dijarah dari kandang ayam warga. Ayam hasil curian lalu dijual dan uangnya untuk pesta minuman keras bersama teman-temannya,” ungkap simbolon.

Informasi yang dihimpun moral-politik.com, kedua tersangka pencurian ayam diamankan warga bersama anggota Polsek Kelapa Lima Brigpol Roy Sidabutar saat berada di dalam warnet di kawasan Oesapa. Usai diamankan warga, kedua tersangka lalu digelandang ke Polsek Kelapa Lima. Saat pihak kepolisian pergi ke ke rumah penadah ayam curian, para penadah itu tidak ditemukan berada di rumahnya masing-masing. Keduanya lalu diamankan dalam sel Polsek Kelapa Lima untuk diproses. **

Penulis: Semar Dju

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button