Home / News NTT / Sat Pol PP Kota Kupang Anggap Kesadaran Masyarakat Rendah

Sat Pol PP Kota Kupang Anggap Kesadaran Masyarakat Rendah

Thomas Dagang.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Selama tahun 2015, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Kupang mendapati 505 pelanggaran terhadap Perda di Kota Kupang. Baik itu Perda tentang PKL, Ternak dan Bangunan.

Kasat Pol PP Kota Kupang Thomas Dagang kepada moral-politik.com, Kamis (7/1/2016), mengaku selama tahun 2015 hasil operasi Sat Pol PP mendapati 505 pelanggaran terhadap Perda Kota Kupang.

Dirincikannya, bahwa dari total 505 pelanggaran terhadap Perda Nomor 56 tentang PKL sebanyak 267, pelanggaran terhadap Perda Nomor 10 tentang ternak sebanyak 132 pelanggaran, dan pelanggaran terhadap Perda Nomor 9 tentang Bangunan sebanyak 106 pelanggaran.

“Ini yang dihadapi setiap hari selama tahun 2015. Dan dari data ini pelanggaran terhadap Perda di tahun 2015 meningkat sekitar 5 persen dari tahun 2014. Ini akibat kesadaran masyarakat masih rendah,” ungkapnya.

Dikatakannya, ternak yang ditangkap itu ditahan sambil menungggu pemilik ternak kemudian diberikan pembinaan, sementara terkait PKL hanya digeser dari lokasi yang dilarang dan berharap di tahun 2016 ini pelanggaran terhadap perda itu bisa menurun.

Di tahun 2016 katanya, pihaknya komit untuk menekan jumlah pelanggaran-pelanggaran dari warga dengan langkah akan berkoordinasi dengan pihak aparat tingkat bawah dan dinas terkait sehingga kedepan diharapkan tidak terjadi peningkatan pelanggaran terhadap perda yang ada.

“Upaya yang akan kita lakukan adalah koordinasi dengan para Lurah untuk lebih pro aktif karena yang punya masyarakat dan tahu siapa pemilik ternak dan bangunan itu Lurah. Lurah lakukan pembinaan kemasyarakatan dulu, kalau memang tidak bisa lagi maka pendekatan hukum tapi tetap kita utamakan adalah pendekatan kemasyarakatan,” katanya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menaati Perda yang berlaku, karena terkait Perda-perd itu sudah diberlakukan lama. **

Baca Juga :  Nicky: Jangan anggarkan lagi dana bagi SKPD malas, Jonas: pembayaran terlambat !
Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button