Home / Populer / “Bagaimana Mungkin Tarif Air Baku di Kota Kupang Ditetapkan Bupati Kupang?”

“Bagaimana Mungkin Tarif Air Baku di Kota Kupang Ditetapkan Bupati Kupang?”

Gubernur NTT Frans Lebu Raya didampingi Kadis PU NTT Andre W. Koreh menjawab pertanyaan wartawan usai peringatan HUT PU ke-70, Kamis (3/12/2015) yang lalu. (Dok. PU NTT)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Perdebatan harta kekayaan negara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang, yang berada di wilayah Kota Kupang, hingga detik ini belum ada kejelasannya.

Pasalnya baik pihak Pemerintah Kabupaten Kupang dan Pemerintah Kota Kupang mengklaim sebagai pihak yang paling berkompoten mengelola aset negara tersebut.

Padahal, sadar atau tidak bahwa dengan pengelolaan PDAM yang diklaim pihak Pemkab Kupang di daerah Pemkot Kupang tak sejalan dengan roh dan semangat regulasi yang berlaku, terutama pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Otonomi Daerah.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT, Andreas W. Koreh di ruang kerjanya, Kamis (11/2/2016) petang saat disambangi moral-politik.com perihal perbedaan persepsi kepemilikan aset antara Pemkot Kupang dengan Pemkab Kupang menuturkan, terkait polemik PDAM, dari sisi kelembagaan, ada dua kelembagaan yaitu PDAM Kabupaten Kupang dan PDAM Kota Kupang.

“Harusnya hanya ada satu kelembagaan. Karena apa? Ada penyerahan aset pusat untuk dikelola oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” tegasnya.

Lepas dari itu, kata dia, jika Pembangunan Bendungan Raknamo telah usai akan menghasilkan 100 liter air perdetik. Bendungan ini ada di Kabupaten Kupang. Pertanyaannya, siapa pengelola air tersebut yang berada di Kabupaten Kupang?

“Mungkinkah PDAM Kabupaten Kupang yang ada di Kota Kupang sini yang mengelola air di Bendungan Raknamo? Artinya apa? Kalau Bendungan Raknamo sudah diserahkan pada tahun 2017 mendatang maka sudah harus memiliki lembaga pengelola air bersih sendiri,” katanya lirih.

Baca Juga :  Bangun Masjid di Balai Kota, Ahok Ingin Konsep Nabi Muhammad Digunakan

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button