Home / Sejarah / Begini Pengalaman Gadis Swedia Hidup Bersama ISIS di Irak!

Begini Pengalaman Gadis Swedia Hidup Bersama ISIS di Irak!

Marilyn Nivarlain (16) pergi ke Suriah bersama kekasihnya yang dikabarkan tewas dalam sebuah serangan di kota Mosul.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Gadis bernama Marilyn Nevalainen (16) yang diselamatkan dari salah satu kota basis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Irak, Mosul pada 17 Februari lalu oleh Pasukan Peshmerga Kurdi, bercerita tentang pengalamannya hidup bersama ISIS.

Kepada sebuah stasiun TV Kurdi Irak seperti dilansir BBC Indonesia, Marilyn mengaku ditipu pacarnya pada Mei 2015 lalu, untuk pergi ke Suriah. Dia menggambarkan kehidupan di bawah kekuasaan ISIS amatlah berat.

Dia juga mengaku bertemu pacarnya tahun 2014 setelah putus sekolah di Kota Boras, Swedia tenggara.

“Awalnya senang bisa bersama, namun kemudian dia mulai melihat video ISIS dan berbicara tentang ISIS dan hal-hal yang terkait dengan itu,” kata perempuan itu.

“Lalu dia mengatakan ingin bergabung dengan ISIS dan saya mengatakan ‘oke, tidak ada masalah’, karena saya tidak tahu apa artinya ISIS dan apa Islam, tidak tahu,” kata dia.

Menyeberang ke Suriah lewat Turki
Tahun lalu, ketika berusia 15 tahun dan hamil, keduanya meninggalkan Boras dan menggunakan bus menyusuri Eropa untuk mencapai Kota Gaziantep di perbatasan Turki-Suriah.

Baca Juga :  Sekilas sejarah Tana Ngada (2)

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button