Home / News NTT / Djainudin Lonek Ungkap Ranperda Baru Pengendalian Minuman Beralkohol

Djainudin Lonek Ungkap Ranperda Baru Pengendalian Minuman Beralkohol

Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Kupang Djainudin Lonek.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: DPRD Kota Kupang kembali mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengendalian Usaha Minuman Beralkohol di Kota Kupang, setelah Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengendalian Usaha Minuman Beralkohol, dinilai belum memperhartikan secara penuh prinsip sinkronisasi hukum antara perda dan yang telah dibuat dengan peraturan yang lebih tinggi.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Kupang Djainudin Lonek, pada pembukaan Sidang I DPRD Kota Kupang, Tahun 2016, dengan agenda pembahasan Ranperda, di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (22/2/2016) mengatakan, dalam proses Prolegda sebelumnya, sudah ditetapkan bahwa Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengendalian Usaha Minuman Beralkohol, tersebut hanya direvisi. Tapi dar berbagai temuan dan kajian yang dilakukan,

Perda tersebut, kata dia, belum secara teliti memperhatikan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43/M-DAG/PER/9/2009 tentang Pengadaan, Peredaran, Penjualan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

“Pada Perda yang lalu belum secara teliti memperhatikan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal kabupaten/kota sehingga menimbulkan duplikasi kewenangan,” ujarnya.

Dia mengatakan, dari pemikiran tersebut telah mengakibatkan perubahan yang sangat esensil pada perda tersebut. Perubahan paling esensil yang paling memcolok adalah pada isinya yang telah berubah lebih dari 50 persen dibandingkan dengan Perda yang lalu secara mendasar dan sistimatika dari Perda tersebut, sehingga DPRD mengharapkan agar perda usul inisiatf ini bukan untuk merevisi perda yang lama, tetapi dikemas dalam suatu Perda yang baru dan dapat diterima dalam sidang kali ini, dan dapat ditetapkan sebagai Perda yang baru.

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Selestinus ingatkan Kajati NTT soal pemeriksaan Daniel Tagu Dedo

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button