Home / News NTT / DPRD Kota Kupang: Pemprov NTT Perjuangkan DAK IPD ke Rp. 188 Milyar

DPRD Kota Kupang: Pemprov NTT Perjuangkan DAK IPD ke Rp. 188 Milyar

Anggota DPRD Kota Kupang Zeyto Ratuarat.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Menyusul menurun drastisnya alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur Pembangunan Daerah (IPD) oleh pemerintah Pusat terhadap Dinas Pekerjauan Umum (PU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), DPRD Kota Kupang berharap Pemerintah Provinsi NTT mau memperjuangkannya agar alokasi DAK untuk NTT bisa sama seperti alokasi tahun 2015, atau setidaknya mengalami sedikit peningkatan yaitu menjadi Rp. 188 Milyar. Hal ini disebabkan masih banyak infrastruktur jalan di Kota Kupang yang membutuhkan pembenahan serius.

“Saat ini kita lihat cukup banyak ruas jalan provinsi yang rusak parah. Kita ambil contoh Jalan Banteng, Jalan Pulau Indah, dan Jalan Kartini. Jalan-jalan tersebut, kalau tidak ditangani dalam tahun ini maka akan rusak bertambah parah, apalagi Jalan Pulau Indah yang sudah termasuk rusak parah, dan posisinya berada di puncak tanjakan yang bisa mebahayakan para pengguna jalan,” kata Anggota DPRD Kota Kupang asal Fraksi Golkar Zeyto Ratuarat, kepada moral-politik.com, di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (17/2/2016) siang.

Menurutnya, Dinas PU NTT pasti kelabakan mengelola dana sebesar Rp. 15 Miliar untuk penanganan jalan provinsi di NTT, apalagi wilayah NTT termasuk salah satu provinsi yang terbesar di Indonesia. “Memang ada alokasi dari dana APBD I untuk penanganannya, tapi kondisi keuangan daerah NTT tidak sebanyak provinsi-provinsi diwilayah bagian barat Indonesia, sehingga NTT masih butuh bantuan dari pemerintah pusat atau Jakarta.

Untuk itu Zeyto menyarankan kepada pemerintah Provinsi NTT segera memperjuangkan kembali dana DAK IPD agar kembali seperti tahun 2015 lalu, sehingga dana itu bisa dimanfaatkan untuk membenahi jalan-jalan Provinsi di seluruh NTT. Apalagi, tambah dia, saat ini pemerintah pusat memprioritaskan percepatan ekonomi di Indonesia Bagian Timur, dan salah satu langkah yang harus dilakukan adalah membenahi masalah infrastruktur jalan di NTT.

Baca Juga :  Kejari TTS menyangkal sembunyikan alat bukti Terdakwa Salmun Tabun
Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button