Home / Populer / Hmmm, Dosen PGRI Jadi Tersangka Kasus KDRT, Suami-Istri Saling Lapor Polisi

Hmmm, Dosen PGRI Jadi Tersangka Kasus KDRT, Suami-Istri Saling Lapor Polisi

Foto: Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Akibat penganiayaan terhadap sang istri, Sanhedri Boimau, dosen di Universitas PGRI, diamankan aparat Polsek Alak, Rabu (17/2/2016). Sang Dosen langsung ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT usai penyidik memeriksa korban, tersangka dan menerima salinan hasil visum dari dokter RS Bhayangkara.

Berdasarkan informasi yang diterima moral-politik.com dari Kapolsek Alak AKP Gigih Putranto melalui Kanit Reskrim Polsek Alak Iptu Marthen SP di ruang kerjanya mengatakan, kasus penganiyayaan ini terjadi pada 28 Januari yang lalu dan langsung dilaporkan oleh korban.

Pihaknya sudah memberikan waktu 3 minggu untuk melakukan mediasi damai antara korban dan pelaku namun tidak berhasil. Korban bersih keras mau melanjutkan perkara ini.

“Penganiyayaan ini bermula ketika korban meminta uang Rp 100.000 kepada tersangka untuk membeli shampo. Namun bukannya dikasih uang, tersangka malah marah-marah kepada korban. Akhirnya terjadilah pertengkaran. Tersangka yang naik pitam lalu melakukan penganiyayaan kepada korban,” tutur Marthen.

Korban dianiaya dengan cara di pukul berulang kali hingga terjatuh lalu diinjak tersangka pada lehernya. Hasil visum menunjukkan adanya bengkak pada kepala dan memar pada bagian pipi, leher, punggung dan payah korban. Saat ini status tersangka masih merupakan tangkapan dan akan segera dilakukan penahanan.

“Tersangka memukul korban hingga terjatuh di lantai. Usai terjatuh, tersangka belum berhenti menganiaya korban. Tersangka malah menginjak leher korban hingga korban berteriak kesakitan dan meminta ampun. Diketahui selama ini uang gaji tersangka tidak pernah diberikan kepada sang istri yang dinaikinya pada November tahun lalu ini,” ungkap pria yang sudah beruban ini.

Saat hendak ditangkap, dikatakan Marthen, tersangka sempat melawan dan tidak mau dibawa ke kantor polisi. Dirinya bersih keras kalau dirinya juga pernah dianiyaya korban.
Kemudian korban hendak melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  SBY Gunakan Pepatah di Twitter, maksudnya apa?

“Tersangka ini sudah mengakui semua perbuatannya kalau dirinya menganiyaya korban. Namun dirinya bersih keras juga pernah menjadi korban penganiyayaan sang istri. Oleh sebab itu dirinya berniat melaporkan sang istri ke pihak kepolisian,” jelas Marthen.

Penulis: Semar Dju

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button