Home / Olahraga / Inilah Momen Terbaik dan Terburuk Ronaldo di Markas Granada

Inilah Momen Terbaik dan Terburuk Ronaldo di Markas Granada

Javier "Chicharito" Hernandez (nomor 14) melakukan selebrasi dengan Cristiano Ronaldo pada laga melawan Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, 22 April 2015.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Real Madrid akan menyambangi Los Carmenes untuk melakoni pekan ke-23 La Liga melawan tuan rumah Granada, Minggu (7/2/2016). Ada yang istimewa menjelang pertarungan kedua tim jika berbicara tentang Cristiano Ronaldo, karena penyerang Los Blancos tersebut memiliki momen terbaik dan terburuk ketika bertemu klub Andalusia tersebut.

Musim lalu, Ronaldo begitu bersinar saat melawan si Merah karena mantan bintang Manchester United tersebut membuat sejarah dalam kariernya, mendulang lima gol dalam satu pertandingan (ini pertama dalam kariernya). Lima gol tersebut menjadi kontribusi terbesar bagi Madrid untuk melibas Granada 9-1.

Sebelumnya, dalam lawatan perdana ke Los Carmenes, Madrid di bawah besutan Jose Mourinho sempat tertinggal saat pertandingan baru berlangsung lima menit. Ronaldo menjadi penyama kedudukan melalui eksekusi penalti, sebelum Los Blancos mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1 berkat gol bunuh diri Cortes pada waktu tambahan.

Momen bahagia lainnya yang dialami Ronaldo terjadi pada kunjungan terakhir ke Granada. Mantan pemain termahal dunia ini mencetak gol pembuka saat pertandingan baru berlangsung dua menit, sebelum Madrid menyudahi pertandingan dengan kemenangan 4-0.

Meskipun demikian, ada pula kisah kelam yang dialami Ronaldo di markas Granada. Di Los Carmenes, Ronaldo pun membuat sejarah dengan mencetak satu-satunya gol bunuh diri dalam kariernya, yang terjadi pada musim 2012-2013. Lebih tragis lagi, gol itu menentukan kemenangan 1-0 Granada atas Madrid. Ronaldo menyundul bola tendangan sudut Nolito dan bola mengoyak jala gawang Diego Lopez.

Madrid saat ini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan total 47 poin. Tim besutan Zinedine Zidane wajib memenangi pertandingan malam ini di markas Granada jika ingin memelihara asa menjadi juara La Liga, karena mereka terpaut empat dari rival sekota, Atletico Madrid, di peringkat kedua, dan tertinggal tujuh dari rival abadi, Barcelona, di puncak.

Baca Juga :  Irlandia Tekuk Italia dan Lolos ke 16 Besar
Editor   : Aloysius Gonsaga AE
Sumber : Marca

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button