Home / Populer / Jika Investor yang Bangun Jembatan Palmerah, ini sikap DPRD NTT

Jika Investor yang Bangun Jembatan Palmerah, ini sikap DPRD NTT

Anggota DPRD NTT dari Fraksi Demokrat, Kardinad Kalilena.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Banjir dukungan kepada pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mengalir deras.

Hal tersebut lantaran Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTT, Andreas W. Koreh berujar bahwa rencana pembangunan Jembatan Palmerah yang menghubungkan Larantuka dan Adonara di Kabupaten Flores Timur itu bakal dikerjakan pihak investor dari negara Belanda.

“Asal tidak menggunakan APBN maupun APBD untuk pembangunan Jembatan Palmerah yang menghubungkan Pulau Flores dan Adonara, di Kabupaten Flores Timur, kita dukung penuh,” kata Anggota DPRD NTT dari Fraksi Demokrat, Kardinad Kalilena kepada moral-politik.com di Gedung DPRD NTT, Senin (15/2/2016) siang.

Kardinad Kalilena berujar, selama ini yang menjadi polemik karena ada dugaan kuat bahwa pembangunan itu dilakukan menggunakan dana APBN. Namun kalau ada investor lain yang membangun seperti yang diberitakan media ini bahwa ada investor dari negara Belanda, pada prinsipnya dirinya menyetujui pembangunan itu.

Apalagi, sambungnya, berdasarkan informasi, investor dari Belanda akan memanfaatkan Jembatan Palmerah sebagai pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga arus air laut.

“Kalau ada investor dari luar ingin bangun silahkan saja dan sebagai Anggota DPRD saya sangat mendukung apalagi pembangunan jembatan tidak menggunakan APBD. Pembangunan disertai pembangkit listrik tentu sangat baik, apalagi NTT masih terus mengalami defisit listrik yang membuat pemadaman listrik terjadi di hampir seluruh wilayah NTT,” ungkap dia lebih detail.

Baca Juga :  Golkar salahkan Demokrat sebagai biang tak disukai masyarakat

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button