Home / News NTT / Jonas Salean Menjawab Warga soal Tata Ulang Gua Meriam

Jonas Salean Menjawab Warga soal Tata Ulang Gua Meriam

Foto: gundarikomputer.blogspot.co.id

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Warga Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, Kota Kupang meminta kepada pemerintah Kota Kupang segera menata kembali Gua Meriam yang berada di kelurahan tersebut. Pasalnya, tempat itu sudah menjadi tempat tujuan wisata bagi wisatawan asing ketika berkunjung di Kota Kupang.

Permintaan ini disampaikan salah satu warga Kelurahan Nunbaun Delha (NBD) Jhoni Bire, kepada Wali Kota Kupang Jonas Salean, saat dia berkantor di Kelurahan NBD, Kamis (11/2/2016).

Dikatakan, sesuai data kunjungan wisatawan yang ada di kelurahan, gua tersebut sering dikunjungi wisatawan manca negara, terutama dari negara Jepang dan Belanda, dalam jumlah yang cukub banyak, sehingga butuh sentuhan dari pemerintah Kota Kupang untuk memberi sentuhan dengan menata tempat tersebut.

“Sudah cukup banyak wisatawan dari kedua negeri tersebut yang datang mengunjungi tempat itu, namun sayangnya tempat tersebut tidak tertata dengan baik. Padahal kalau ditata dengan baik, mungkin banyak lagi wisatawan yang datang terutama dari negara Belanda dan Jepang. Mungkin tempat itu punya nilai histori tersendiri bagi wisman dari kedua negara itu sehingga banyak dari mereka yang berkunjung ketempat itu,” katanya.

Menanggapi permintaan dari warga, Jonas Salean mengaku untuk penataan situs-situs bersejarah seperti Gua Meriam di Kelurahan NBD, bukan wewenang dari pemerintah Kota Kupang. Menurutnya, yang berwenang menata dan merenovasi dari tempat itu merupakan kewenangan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Indonesia di Provinsi Bali.

Salean juga berjanji, jika Balai Pelestarian Cagar Budaya jadi menata ulang Gua Meriam di tahun 2017, pemerintah tidak akan berdiam diri begitu saja. Segala sarana penunjang seperti infrastruktur jalan dan penerangan jalan, akan ditata kembali lagi oleh pemerintah Kota Kupang, sehingga akses menuju ke tempat tersebut jauh lebih bagus, dab para Wisman yang datang berkunjung merasa nyaman.

Baca Juga :  KPU Segera Luncurkan Tahapan Pilkada Kota Kupang

“Menata kawasan yang punya nilai sejarah bukan kewenangan dari Pemda setempat, tapi kewenangan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya, dan untuk menata sejumlah peninggalan sejarah di Kota Kupang, pemerintah telah mengusulkannya ke Balai, dan pihak balai telah setuju untuk menata kembali dua tempat bersejarah dari sejumlah usulan yaitu, Gua Meriam di Kelurahan Kelapa Lima, dan di Kelurahan NBD. Sesuai jawaban dari Balai, penataanya baru dilakukan pada tahun 2017 mendatang, sesuai janji balai,” ujarnya.

Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button