MORAL-POLITIK.com: Antonio Soares, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur (NTT) dari partai Gerindra, yang terlibat dalam kasus penggunaan narkoba dituntut JPU 10 bulan penjara.

Pada saat pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa Antonio Soares 10 bulan penjara, selain itu JPU juga merekomendasi untuk menjalani rehabilitasi selama empat bulan di Makassar nanti.

Pada saat pembacaan tuntutan di depan majelis hakim, dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lala Sirega yang di gelar di ruangan persidangan Pengadilan Negeri Klas 1A Kupan, Jln. Palapa, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (24/2/2016).

Dalam sidang tersebut, dipimpin ketua majelis hakim Sumantono serta dua hakim anggota, Herbert Harefa dan Jemmy Tanjung. Hadir pula JPU Lala Siregar, terdakwa Antonio Soares di didampingi kuasa hukumnya Paulus Seran Tahu.

Pada saat pembacaan tuntutan itu JPU mengatakan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Junto pasal 127 ayat (1), pasal 112, dan pasal 114 point A UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menyatakan bahwa untuk setiap penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 Tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 72 = 74