MORAL-POLITIK.COM: Kegiatan audiens bersama kelompok perempuan lintas agama, Pemerintah Kota Kupang (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan Rumah Perempuan Kupang dengan Ketua Sinode GMIT Kupang, di Gedung Sinode GMIT, Kota Kupang, Senin (1/2/2016) menguakkan sejumlah pemikiran bernas yang nyaris terabaikan selama ini.

Sebagaimana diungkapkan Direktris Rumah Perempuan Kupang, Libby Ratuarat-Sinlaeloe bahwa kedatangan kelompok perempuan lintas agama untuk melakukan audiensi dengan Ketua Sinod GMIT Kupang, untuk memerkenalkan diri, dan sekaligus menyampaikan pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan guna mendapat dukungan dari pemimpin agama.

“Audiensi yang dilakukan perempuan lintas agama ini sekaligus menyampaikan berbagai persoalan guna menjadi masukan untuk bersama-sama bergandengan tangan melalui kampanye nantinya,” kata Libby.

Libby mengaku, saat ini secara struktur belum terbentuk, karena kelompok lintas agama masih mencari masukan apa yang harus dibuat khususnya di Kota Kupang sebagi Kota Kasih ini.

Menurut dia, berbicara soal lintas agama, diperlukan suatu bentuk agar nantinya apa yang sudah dibentuk di Kota Kupang bisa menjadi pilot project bagi daerah lain. **

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Deklarasi Paket FIRMANMU Mengundang Rasa Heran Jonas Salean...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here