Home / Populer / Presiden Jokowi Dijadwalkan Bersua Obama, Presiden Laos dan PM Vietnam

Presiden Jokowi Dijadwalkan Bersua Obama, Presiden Laos dan PM Vietnam

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saat mengunjungi Gedung Putih, Senin (26/10/2015)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Kehadiran Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk mengikuri ASEAN-US Summit di Interactive Gallery, SunnyLands Center and Gardens dimanfaatkan juga untuk bersua Presiden Barack Obama.

Sebelum bersua Obama, Presiden Jokowi memanfaatkan hari kedua kunjungan kenegaraan di Amerika Serikat dengan melakukan sejumlah pertemuan bilateral, yaitu dijadwalkan bertemu dengan Presiden Laos dan Perdana Menteri Vietnam di Miramonte Resort, California.

Berdasarkan informasi dari Tim Komunikasi Presiden, pada Senin (15/2/2016), Jokowi akan lebih dulu bertemu dengan Presiden Laos Choummaly Sayasone sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Setelah itu, Jokowi akan bertemu Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung.

Pada pukul 15.00 waktu setempat, Jokowi dijadwalkan menghadiri ASEAN-US Summit di Interactive Gallery, SunnyLands Center and Gardens.

Kedatangan Jokowi akan disambut Presiden Amerika Serikat Barrack Obama.

Retreat pertama yang bertemakan “Promoting an Innovative, Entrepreneurial ASEAN Economic Community” akan dihadiri oleh seluruh kepala negara/pemerintahan negara ASEAN.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menjelaskan bahwa retreat pertama itu akan membahas tentang UMKM, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), ekonomi digital dan beberapa topik lainnya.

Di bagian akhir pertemuan itu akan hadir CEO IBM, CEO Microsoft dan CEO Cisco yang diundang khusus oleh Presiden Obama.

Pada retreat ini, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Wakil Tetap RI untuk ASEAN.

Malamnya, Jokowi akan menghadiri working dinner yang digelar di Sunnylands Historic House.

Dalam working dinner akan dilakukan diskusi terbuka antar kepala negara/ pemerintahan tentang regional strategic outlook.

Dalam keterangan pers sesaat sebelum meninggalkan Jakarta, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia akan mengusung tema “Kerja Sama untuk Perdamaian dan Kesejahteraan.”

Baca Juga :  Pemkot Kupang Salurkan Dana PEM Tahap II

Jokowi menilai, baik ASEAN maupun AS memiliki kewajiban untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas kawasan serta dunia.

“Kemitraan ASEAN-AS harus mendatangkan manfaat seimbang bagi kesejahteraan rakyat ASEAN dan AS,” kata Jokowi.

Untuk mewujudkan kesejahteraan, Indonesia akan mendorong peningkatan kerja sama ekonomi di bidang UMKM, promosi kewirausahaan dan inovasi, termasuk pengembangan ekonomi digital.

Penulis  : Indra Akuntono
Editor    : Bayu Galih/Erny
Sumber : Kompas.com

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button