Home / News NTT / Soal PDAM, Jonas Salean Diminta Tahu Diri, Jangan Campuri Urusan Kabupaten Kupang

Soal PDAM, Jonas Salean Diminta Tahu Diri, Jangan Campuri Urusan Kabupaten Kupang

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kupang, Agust Tanau. (foto: Semar)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Wali Kota Kupang Jonas Salean diminta lebih tahu diri dan jangan mencampuri urusan rumah tangga Pemerintah Kabupaten Kupang.

Hal tersebut berkaitan dengan persoalan Perusahaan Daearah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang. “Perlu saya ingatkan, sejak pembentukan perusahaan daerah ini, tentunya ada berbagai pihak yang membantu, terlepas dari investasi Pemerintah Kabupaten Kupang, ada juga bantuan-bantuan dari pusat,” kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kupang, Agust Tanau, di gedung DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (10/2/2016) siang yang lalu.

Menurutnya, kalau bantuan yang dimaksud tentu diperuntukan bagi PDAM Kabupaten Kupang. Oleh karena itu, lanjutnya, saya pikir Pak Wali Kota Jonas Salean tidak usah cemburu dengan urusan orang, mau bantuan itu datang dari mana saja, kalau bantuan itu untuk PDAM Tirta Lontar, lalu kenapa Pak Jonas Salean yang repot atau terganggu. Saya harap sportif sedikit. Seharusnya Wali Kota menghormati itu, semua itu kan untuk pelayanan publik.

“Pandangan Pak Wali seperti itu sangat kami sesalkan terkait status keseluruhan fasilitas PDAM, entah dimiliki oleh Pemkab atau Kementrian PU, itu urusan Pemerintah Kabupaten Kupang dengan pemerintah pusat. Kenapa Pak Wali Kota Jonas Salean yang sibuk orang punya rumah tangga kami?” katanya penuh tanda tanya.

Ketika disinggung pernyataan Wali Kota soal hutang piutang PDAM Tirta Lontar yang telah dibayarkan Pemkab Kupang kepada pemerintah pusat, Agust mengatakan, soal hutang piutang itu kan bukan urusannya dia Wali Kota Jonas Salean. Kalaupun ada hutang dengan pihak lain bukan kewenangan dia Pak Wali Kota untuk ber-statement, memangnya kita ada berhutang dengan dia Pak Wali? “Saya pikir Pak Wali harus lebih cermat dengan tidak mencampuri urusan rumah tangga orang. Pak Wali urus saja rumah tangga Pak Wali,” tandas Agust.

Baca Juga :  Walikota Jefri kini tinggal di rumah kontrakan...

Namun ditanya soal apakah pernyataan Wali Kota itu akan dibawa dalam rapat pembahasan Komisi B, Agust dengan tegas mengatakan, biarkan saja, karena mereka merasa tidak terganggu. Tetapi pada intinya kami tetap berkomitmen dalam pelayanan masyarakat Kabupaten Kupang, dalam hal pelayanan air bersih.

“Kalau mau buang waktu dengan menggelar rapat khusus membicarakan statement Jonas Salean ini, saya rasa percuma saja, karena tidak ada untung dan tidak penting sama sekali. Ko memang dia sapanya kita,” tutur Agust Tanau. (Tim/Sd)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button