Home / News NTT / Tersangka Bidan Dewi Bolak-Balik Masuk RS, Kembali Ditahan Polisi

Tersangka Bidan Dewi Bolak-Balik Masuk RS, Kembali Ditahan Polisi

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Dewi Bahren, tersangka kasus dugaan aborsi bolak balik masuk keluar rumah sakit (RS), kembali ditahan penyidik Polres Kupang Kota usai dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang oleh pihak RS Bhayangkara, Rabu (3/2/2016) kemarin malam.

Tersangka Dewi yang akan kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik guna merampungkan berkasnya untuk di prose lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan kepada ahli kesehatan dari Dinas Kesehatan kota Kupang terkait tahapan dan prosedur aborsi itu sendiri yang di lakukan oknum bidan Dewi twrsebut. Dari keterangan ahli selanjutnya akan kita kronfontir lagi dengan keterangan tersangka Dewi yang sudah dinyatakan sehat oleh dokter,” kata Kapolres Kupang Kota AKBP Budi Hermawan yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP Didik Kurnianto, Kamis (4/2/2016) siang tadi di ruang kerjanya.

Ketika disinggung terkait proses pemberkasan Didik menargetkan minggu depan sudah bisa melimpahkan berkas kasus dugaan aborsi ke pihak Jaksa penuntut umum kejari Kupang. Untuk tersangka selanjutnya dalam kasus ini Didik mengatakan satu-satu.

“Kita sudah mengirim SPDP nya. Semua saksi sudah kami periksa mulai dari pegawai tempat praktek bidan dewi (Sura dan Ramli) Narsi, Ibu Narsi, ahli kesehatan dan tersangka. Paling seminggu lagi sudah rampung,” ungkap Didik.

Informasi yang diperoleh moral-politik.com dari beberapa sumber menyebutkan, praktek aborsi yang dilakukan oknum bidan Dewi itu sudah berlangsung lama di tempat prakteknya di kawasan Bonopoi. Dewi memasang harga yang berbeda pada setiap pasiennya tergantung dari lama kandungannya.

Usai melakukan aksinya, janit yang sudah hancur (dalam bentuk gumpalan daging) selanjutnya dibuang melalui lubang closet yang berada di tempat prakteknya.

Pernah diberitakan moral-politik.com, Kapolres Kupang Kota AKBP Budi Hermawan menolak permohonan penangguhan penahan oleh tersangka kasus dugaan aborsi, Dewi Bahren. Penolakkan ini dilakukan setelah melihat urgensi kasus yang membelit – belit oknum wanita berdarah Rote-Arab, yang biasa diakrap Bidan Dewi ini.

Baca Juga :  DPRD : Rumah Aspirasi serahkan Lampiran Nama Penerima Dana PIP !
Penulis: Semar Dju

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button